sukabumiheadline.com – Bayu Zulkarnaen (36), seorang aparatur sipil negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor dikabarkan hilang sejak Kamis (13/8/2026), disebut telah ditemukan di kediaman istri mudanya di Sukabumi.
Padahal, dalam laporan awal, ia disebut hanyut di aliran Sungai Cisadane Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Jawa Barat.
Bayu dinyatakan hilang saat perjalanan pulang ke rumahnya di Pamoyanan, Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Selasa (13/8/2026) malam. Bayu diduga jatuh di sekitar Jembatan Cipaku hingga tercebur ke Sungai Cisadane.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepeda motor dan helm Bayu ditemukan di tepi jembatan, sedangkan tas miliknya mengambang di pinggir sungai. Tim SAR gabungan tidak menemukan Bayu setelah tujuh hari masa pencarian.
Lokasi kejadian merupakan jalan alternatif yang biasa dilalui masyarakat, termasuk Bayu ketika pulang ke rumahnya. Jalur tersebut menyeberangi rel kereta api dan Jembatan Cipaku yang di bawahnya terdapat aliran Sungai Cisadane.
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan juga sudah melakukan pencarian sejak hari pertama dan sampai hari ketujuh pada Rabu (19/8/2026) Bayu belum ditemukan. Tim SAR Gabungan resmi memberhentikan pencarian pada hari ketujuh itu.
Namun, aparat berwenang hingga Kamis (17/9/2026) atau satu bulan lebih keberadaan Bayu masih misterius. Status dan sanksi yang akan dikenakan kepada Bayu yang merupakan ASN P3K ini masih belum jelas.
Bayu ditemukan?
Beredar cuplikan video live media sosial (medsos) Tiktok yang menyebutkan jika Bayu Zulkarnaen sudah ditemukan. Pemilik akun dan sosok yang live TikTok itu ternyata anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor.
Namun, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Dimas Tiko mengatakan, informasi yang beredar dalam video itu tidak valid. Menurutnya, BPBD belum menerima informasi apapun terkait kabar terkini Bayu.
“Menanggapi potongan rekaman live TikTok oleh salah satu personil kami, perlu kami luruskan bahwa operasi SAR saat ini telah ditutup dan belum ada informasi lanjutan yang kami terima,” kata Dimas Tiko, Kamis (17/9/2026).
“Mewakili lembaga dan personil, kami menyampaikan permohonan maaf atas kekurang pahaman dalam penyampaian informasi awal yang belum terivalidasi. Mohon maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi,” ujarnya.
Sementara itu, Dalam cuplikan video dari akun Tiktok BILLY yang dilihat Kamis (17/9/2026) seseorang pria mengenakan pakaian berwarna oranye tampil di layar ponsel. Ia memakai efek kacamata saat live TikTok.
Beberapa kali ia membalas komentar dari para warganet. Di sela-sela live, pria itu langsung menjelaskan kabar terkini Bayu.
“Ya, jadi yang baru bergabung, untuk Bayu, Bayu sudah ketemu di daerah Sukabumi dan sudah diamankan. Untuk Bayu, ya. Bayu sudah diamankan dan sudah dijemput oleh tim Polresta Kota Bogor. Menurut infonya seperti itu,” kata pria itu.
Usai memberitahu informasi itu, ia terus menyapa warganet yang masuk ke dalam livenya. Warganet bertanya kepadanya waktu Bayu ditemukan. Namun, ia tidak bisa memberikan informasinya secara lebih rinci.
“Ditangkapnya waduh, ditangkapnya kapan ya? Kurang tahu, cuma dapat info aja. Baru dapat info kabar,” ujarnya.
Dibantah polisi
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam merespons terkait beredarnya video dengan narasi ASN Bayu ditemukan. Polresta Bogor Kota sudah berkoordinasi dan memastikannya ke Polres Sukabumi. Polisi memastikan ASN Bayu belum ditemukan sampai saat ini.
“Jadi itu pihak Reskrim sudah koordinasi ke enam polsek sama di enam unit reskrim yang ada di Polresta, itu tidak ada yang mengamankan ASN atas nama Bayu,” kata Imam.
“Tadi saya sudah koordinasi dengan KBO Reskrim, koordinasi dengan Polres Sukabumi. Nah, itu juga sama, belum ada. Belum ada ditemukan atau mengamankan yang atas nama ASN Bayu tersebut. Jadi kalau untuk berita (kabar Bayu ditemukan) itu hoax,” imbuhnya.









