Kios Cinderamata di Cisolok Sukabumi Terbengkalai, Ini yang Ditunggu Dinas Pariwisata

- Redaksi

Senin, 6 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kios Cinderamata Geopark yang berlokasi di Pantai Karanghawu, Cisolok, Sukabumi terbengkalai. l sukabumiheadline.com

Kios Cinderamata Geopark yang berlokasi di Pantai Karanghawu, Cisolok, Sukabumi terbengkalai. l sukabumiheadline.com

SUKABUMIHEDALINE.com l CISOLOK – Dinas Pariwisata (Dispar) menanggapi kerusakan kios Cinderamata Geopark dan juga kios untuk para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan objek wisata Pantai Karanghawu, yang berlokasi di Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala Dinas Sigit Widarmadi melalui Riki Agus Ramdan Sub Koordinator Destinasi Wisata mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengajukan untuk perbaikan kios kios tersebut namun belum mendapat jawaban.

Dijelaskan Riki, kios kios untuk para PKL tersebut nantinya akan direlokasi, namun sejauh ini belum bisa menentukan lokasi yang dianggap strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu yang karanghawu itu, baik Geyser Cisolok atau semua yang ada di kabupaten Sukabumi kita sudah mencoba mem-push perbaikan,” ungkap Riki belum lama ini.

Pasalnya, kata Riki lagi l, pembangunan tahap ke dua yang akan dilaksanakan pemerintah di kawasan objek Pantai Karanghawu hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Karanghawu tahap keduanya belum. Kami sudah mem-push semua dari Dinas Pariwisata tinggal menunggu respons baik dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pernikahan anak bawah umur di Kabupaten Sukabumi diklaim turun hampir 70%

“Kami pun titik itu (kios PKL) sudah berusaha untuk diajukan ataupun diperdayakan perbaikannya, tapi sepertinya belum ada jawaban dari Pemda. Kami dari dinas sudah berupaya,” sambungnya.

Masih kata Riki, persoalan kios kios tidak ditempati para PKL karena memang mereka ingin direlokasi dengan alasan tidak strategis.

“Itu masalah yang terjadi di sana itu, kami siap merelokasi warung warung, tapi kami belum bisa menjawab relokasinya di mana. Apakah angkringan, sebelah mana,” bebernya

“Karena sungguh tidak adil bagi masyarakat apabila mereka disuruh pindah, direlokasikan tapi tempatnya belum siap. Jadi permasalahannya itu,” ucapnya.

Namun, lanjut Riki dalam site plan pembangunan tahap dua di kawasan objek wisata Pantai Karanghawu nantinya akan dibuatkan kembali kios kios untuk para PKL yang terpusat di satu titik.

“Kita tempatkan penataannya lebih baik, apakah nanti bentuknya angkringan di sebelah mana. Apakah warung, di site plan yang baru, di Karanghawu itu ada tiga baris, 50 lebih kalau tidak salah itu mereka akan ditempatkan di sana,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ratusan warga mengungsi dampak Gunung Garu Sukabumi longsor

“Jadi kita hari ini belum bisa berbicara dikarenakan masyarakat ingin pindah, tapi tempatnya belum siap di sebelah mana,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, bangunan Kios Cinderamata Geopark yang berlokasi di kawasan objek wisata Pantai Karanghawu, Desa/Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat kumuh dan terbengkalai.

Berdasarkan penelusuran sukabumiheadline.com, keberadaan Kios Cinderamata tersebut ternyata di antara deretan kios kios yang sejatinya disediakan untuk para pedagang yang biasa berjualan di sekitar Pantai Karanghawu yang juga tidak pernah difungsikan. Baca lengkap: Buang Duit, Kios Cinderamata Geopark di Cisolok Sukabumi Kumuh dan Terbengkalai

Kondisi tersebut mengundang keprihatinan DPRD Kabupaten Sukabumi yang menyebut hal itu terjadi karena lemahnya eksekutif dalam hal perencanaan. Baca lengkap: Kios Cinderamata Cisolok Sukabumi Terbengkalai, DPRD: Bukti Lemah di Perencanaan

Berita Terkait

Mengintip potensi perikanan Kabupaten Sukabumi 2026
Fakta-fakta tentang Owa Jawa di Sukabumi: Spesies langka, habitat dan ancaman
5 hal paling banyak terjadi dan dikeluhkan warga Sukabumi sepanjang 2025
Jutaan bayi lahir di Indonesia pada 2025, Sukabumi berapa?
5 tantangan dan ancaman sektor pertanian di Sukabumi
Kaleidoskop 2025: Jumlah korban tewas bencana alam di Sukabumi dan kerugian materi
5+2 masalah utama sektor pariwisata Sukabumi
Bukan Yongjin atau Yakjin, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 02:56 WIB

Mengintip potensi perikanan Kabupaten Sukabumi 2026

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:06 WIB

Fakta-fakta tentang Owa Jawa di Sukabumi: Spesies langka, habitat dan ancaman

Sabtu, 3 Januari 2026 - 09:00 WIB

5 hal paling banyak terjadi dan dikeluhkan warga Sukabumi sepanjang 2025

Sabtu, 3 Januari 2026 - 01:25 WIB

Jutaan bayi lahir di Indonesia pada 2025, Sukabumi berapa?

Senin, 29 Desember 2025 - 16:42 WIB

5 tantangan dan ancaman sektor pertanian di Sukabumi

Berita Terbaru