sukabumiheadline.com l Siti Hodijah, seorang buruh migran indonesia (BMI) mengalami kehamilan ektopik atau hamil di luar kandungan, di Arab Saudi.
Akibatnya, wanita asal dari Kampung Papisangan RT 002/004, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu sudah 3 bulan hidup dalam kondisi memprihatinkan karena sudah berhenti bekerja.
Terkait penanganan nasib Siti Hodijah, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Sukabumi Jejen Nurjanah mengaku sudah mencari informasi terkait nasib Siti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita belum menerima laporan apapun terkait Siti Hodijah,“ kata dia kepada sukabumiheadline.com, Selasa (24/8/2021) memalui saluran telepon.
Berita Terkait::Bak Jatuh Tertimpa Tangga, Nasib Wanita Cicurug Sukabumi di Arab Saudi
Diakui Jejen, pihak keluarga belum membuat laporan atau pengaduan apapun. Karenanya pihak SBMI telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi untuk menangani wanita berusia 35 tahun tersebut.
“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Disnakertrans Kabupaten Sukabumi. Selain itu, kita juga sudah meminta pihak Kecamatan Cicurug bersama Pemerintah Desa Caringin untuk melakukan pendataan ke keluarga Siti Hodijah,“ tambah dia.
Berita Terkait: Wanita Sukabumi Merana di Arab Saudi, Dewek: Pemda Tak Boleh Lakukan Pembiaran
Sementara, Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Dadang Budiman, hingga saat ini belum menjawab upaya konfirmasi mengenai langkah yang diambil terkait nasib Siti Hodijah.
Sebelumnya, Katua RT 002 Kampung Papisangan, Daih (49), membenarkan terkait kabar warganya tersebut. Daih menyebut jika orang tua Siti Hodijah dalam kondisi sakit, sehingga belum bisa diberitahu mengenai kondisi anaknya tersebut. Selengkapnya: Ingin Pulang, BMI Wanita Asal Cicurug Sukabumi Hamil Etopik di Arab Saudi