Macet, Warga Ngeluh Mobil Parkir Sembarang Dekat SDIT Adzkia dan TPU Ciandam Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 22 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parkir sembarang dikeluhkan warganet. l Istimewa

Parkir sembarang dikeluhkan warganet. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIBEUREUM – Kemacetan lalu lintas memang menjengkelkan bagi siapapun, terutama pengguna jalan roda empat atau lebih. Tak heran jika beberapa riset menyebut kemacetan menjadi salah satu pemicu depresi pengguna jalan.

Banyak penyebab kemacetan, dari mulai kondisi jalan rusak dan tidak memadai hingga faktor rendahnya disiplin para pengguna jalan.

Keluhan tentang kemacetan lalu lintas di Kota dan Kabupaten Sukabumi banyak dikeluhkan warga. Meskipun penanganan masalah kemacetan terbilang lamban, namun warga tak kapok menumpahkan kekesalannya, terutama di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekinian, salah seorang pengguna jalan mengeluhkan mobil yang parkir sembarang di sekitar kawasan SDIT Adzkia dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciandam, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.

sukabumiheadline.com mengutip unggahan dua video warganet yang mengeluhkan kondisi jalan macet tersebut di akun media sosial Facebook-nya, pada Senin (21/3/2022).

“Ciandam deket sd adzkia dan tpu ciandam,macet karena ada yang parkir sembarangan
Sering banget parkir sembarangan disini
Gatau gapunya garasi gatau gimana,” tulis akun Abu Labibah Wa Hudzaifah di salah satu grup medsos.

Netizen pun sontak mengomentari. “Tiap hari ge aya parkiran sembarangan mun tk pere ge aya we nu parkir biasa hyang boga mbil tpi teu bogaeun garasi,,keur mah jln letik parkir smbrangan,” tulis akun Irianto Githo.

“Rek te macet kumaha hiji murid hiji mobil nu ngajemputna eta th rek pamer kakayaan atawa rek ngadidik budak ahhhh… Indonesia raya lila teuing di jajahna jadi kitu tah dampakna,” timpal akun Rehan Yudafirmansyah.

Disusul komentar lucu dari akun Hilman Munawar, “Kudu mah umumken tah di masjid sebutken weh plat no na tuman.”

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terbaru

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB