Mak Entim Tergolek Tak Berdaya di Cisaat Sukabumi, Keluarganya Tidak Diketahui

- Redaksi

Minggu, 6 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mak Entim Tergolek tak berdaya di Cisaat. l Supardi

Mak Entim Tergolek tak berdaya di Cisaat. l Supardi

SUKABUMIHEADLINE.com l CISAAT – Seorang nenek tua bernama Entim Patimah tergolek tak berdaya di rumah sahabat karibnya, Mami (sudah meninggal dunia) di Kampung Cibencoy RT 29/08, Desa/Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Diceritakan cucu dari almarhumah Mami, bernama Supardi, mak Entim hingga kini tidak diketahui warga mana. Hanya saja, sejak ia belum lahir, Entim sudah tinggal bersama neneknya.

“Dari dulu tinggal di rumah keluarga saya. Orang tua saya juga tidak tahu mak Entim aslinya dari mana,” jelas Supardi kepada sukabumiheadline.com, Ahad (6/11/2022) sore.

“Jadi dari saya belum lahir, mak Entim sudah tinggal di sini, sudah puluhan tahun,” imbuhnya.

Diakui Supardi, selama ini mak Entim sering berkunjung ke daerah Cisande di Kecamatan Cicantayan atau Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Namun, ia selalu menolak untuk diantar.

Baca Juga :  Intip Usaha Tahu Sumedang Omset Belasan Juta Rupiah di Parungkuda Sukabumi

“Setiap kali mau dianterin selalu menolak dan diminta turun di Cibolang,” kata Supardi.

Kini, tambah dia, dalam kondisi sudah pikun dan tidak bisa mendengar, keluarganya mengaku kesulitan harus menghubungi siapa.

“Sudah pikun dan sudah tidak bisa berjalan kaki. Pendengarnya juga sudah terganggu, jadi kami kesulitan mencari tahu saudaranya,” jelasnya.

“Makanya saya unggah di media sosial, barangkali ada saudaranya yang mengenali mak Entim,” pungkas Supardi.

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Berita Terbaru

Ilustrasi pengrajin genteng - sukabumiheadline.com

Regulasi

Menkop minta Kopdes Merah Putih bersiap produksi genteng

Jumat, 13 Feb 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131