Masjid Terbesar di Jerman Diizinkan Kumandangkan Adzan Hari Jumat

- Redaksi

Jumat, 15 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi masjid I Istimewa

Ilustrasi masjid I Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com I Masjid terbesar di Jerman akan diizinkan untuk mengumandangkan adzan melalui pengeras suara pada Jumat sore, setelah kesepakatan antara Pemerintah Kota Cologne dengan komunitas Muslim untuk melonggarkan pembatasan, kata pejabat kota itu pada hari Senin, 11 Oktober 2021.

Saat ini, ada sekira 35 buah masjid di Cologne diizinkan menyiarkan adzan hingga lima menit pada hari Jumat antara siang dan pukul 15.00 waktu setempat. Itu termasuk Masjid Pusat Cologne, yang dibuka pada 2018 lalu setelah menjadi titik nyala sentimen anti-Muslim dari partai sayap kanan yang tumbuh lebih kuat setelah masuknya pencari suaka pada 2015-2016.

“Mengizinkan panggilan muazin bagi saya adalah tanda hormat,” tulis Walikota Cologne Henriette Reker di Twitter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan diizinkannya panggilan untuk shalat, akan bergabung dengan lonceng katedral Cologne, gereja Gotik terbesar di Eropa utara, ketika suara terdengar oleh mereka yang tiba di stasiun kereta api utama kota, katanya. “Ini menunjukkan bahwa keragaman dihargai dan hidup di Cologne,” tambahnya.

Selama kontroversi seputar pembangunan masjid besar, para pendukung meyakinkan publik bahwa itu tidak akan secara rutin menyiarkan adzan, atau adzan yang dikumandangkan lima kali sehari di negara-negara Muslim.

Kota itu mengatakan masjid yang ingin menyiarkan panggilan pada Jumat sore harus mematuhi batasan volume pengeras suara mereka, dan memberi tahu tetangga sebelumnya.

Saat ini, ada sekira 4,5 juta Muslim tinggal di Jerman, sekaligus menjadi kelompok minoritas agama terbesar.

Berita Terkait

Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba
Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah
Daftar 8 WNI jadi tentara Rusia karena bergaji tinggi
Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina
Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan
5 fakta Timor-Leste: Negara mini punya MBG, sekolah-buku gratis, pajak rendah, bebas parkir/ormas
12 negara yang tak pernah rayakan hari kemerdekaan, satu tetangga Indonesia
Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 05:23 WIB

Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB

Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah

Rabu, 2 September 2026 - 14:36 WIB

Daftar 8 WNI jadi tentara Rusia karena bergaji tinggi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Berita Terbaru