Megawati Hanya Berani Sindir Emak-emak Pengajian, ke Pengguna TikTok Tidak

- Redaksi

Minggu, 26 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. l Istimewa

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Ulah Megawati Soekarnoputri yang nyinyir ke emak-emak pengajian karena dianggap kurang mengurusi anak-anak mereka, mendapat sorotan tajam.

Sebelumnya, Megawati dalam acara Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: ‘Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana’ menyoroti soal stunting lalu menyinggung Ibu-ibu pengajian yang dianggapnya kurang mengurusi anak-anak mereka. Meski demikian, dirinya mengaku tidak melarang pengajian.

“Saya lihat ibu-ibu tuh ya, maaf ya, sekarang kan kayaknya budayanya, beribu maaf, jangan lagi nanti saya di-bully, kenapa toh senang banget ngikut pengajian. Iya lho, maaf beribu maaf,” kata Mega di Jakarta, Kamis, 16 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sampai mikir gitu, ini pengajian ki sampai kapan to yo, anakke arep diapake (anaknya mau diapain?)” ujar Megawati.

Pernyataan Megawati tersebut kemudian ditanggapi sengit oleh pegiat Media Sosial Saeful Zaman yang mengaku heran dengan apa yang disampaikan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan itu. Menurutnya, masih banyak hal yang bisa dijadikan contoh untuk menggambarkan hal buruk ketimbang Ibu-ibu yang mengikuti pengajian.

“Kenapa yang disoal Megawati Ibu-ibu pengajian? Kenapa bukan ibu-ibu yang TikTok-an, arisan sana-sini, belanja sana-sini? Kan itu yang jauh lebih berbahaya,” ujar Saeful melalui kanal Youtube miliknya, dikutip Ahad (26/2/2023).

Ditambahkan Saeful, ibu-ibu pengajian tak perlu disoal oleh ibu dari Puan Maharani itu karena memang sudah menjalani apa yang seharusnya dilakukan. Menurut Saeful, mereka tidak berbahaya terlebih konteks yang dibawa oleh Megawati sedang membahas soal gizi anak.

“Kalau ibu-ibu yang ngaji itu nggak ada bahayanya, justru baik,” tambahnya.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil
Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi
May Day 2026: Ini daftar janji Prabowo soal perlindungan pekerja
Kementerian Imipas: Online scam di Sukabumi diungkap tim intelijen, selective policy ditegakkan
Di Sukabumi Kakorlantas Polri pastikan kawal ribuan buruh peringati May Day ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:07 WIB

Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil

Senin, 4 Mei 2026 - 21:54 WIB

Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi

Berita Terbaru

Film animasi Masha and the Bear - Ist

Film

Film Masha and the Bear versi panjang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:31 WIB