Menghitung jumlah pabrik garmen di Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

Ilustrasi buruh sedang menjahit di pabrik garmen - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah tujuan operasional pabrik garmydi Jawa Barat. Sejak awal tahun 2000-an puluhan pabrik garmen mulai menjamur di wilayah utara kabupaten ini. Baca selengkapnya: Bukan Yongjin atau Yakjin, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Salam kurun 25 tahun, sudah puluhan pabrik garmen bangkrut, kemudian menjual atau menyewakan pabriknya perusahaan lain. Namun, mulai sekira 2021 hingga 2024, satu persatu pabrik garmen berguguran dipicu pandemi Covid-19 hingga upah buruh yang terus naik.

Menurut catatan sukabumiheadline.com, pada 2023 saja ada 13 pabrik bangkrut. Sementara di sisi, sejumlah perusahaan juga dikabarkan merelokasi pabriknya ke wilayah Jawa Tengah yang menetapkan upah buruh lebih rendah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ilustrasi pegawai sedang menghitung upah - sukabumiheadline.com
Ilustrasi pegawai sedang menghitung upah atau gaji – sukabumiheadline.com

Jumlah industri garmen di Sukabumi 

Dikutip sukabumiheadline.com dari Open Data Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/2/2026), industri kecil dan mikro di Sukabumi memiliki jumlah yang signifikan, dengan beberapa kategori industri garmen dan tekstil terdaftar.

Baca Juga :  1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok

Pabrik Garmen Terdaftar: Terdapat setidaknya 136 daftar pabrik garmen dan konveksi di Sukabumi, termasuk perusahaan yang fokus pada penjahitan khusus, produsen pakaian, dan pakaian jadi. Data dilansir Victory Labs Garment Handprint pada Agustus 2024, tercatat pabrik garmen yang memiliki izin tersisa 136. Sementara data industri mikro/kecil menunjukkan lebih dari 100 unit usaha.

Karakteristik: Pabrik garmen di Sukabumi melayani berbagai kebutuhan, mulai dari konveksi pakaian harian hingga pakaian jadi skala besar yang disesuaikan dengan permintaan konsumen.

Lokasi: Pabrik garmen tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi kawasan industri.

Berita Terkait: Bukan Yongjin atau Yakjin, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Ilustrasi upah buruh pabrik sukabumiheadline.com scaled

Perkembangan pabrik garmen di Sukabumi didukung oleh upah minimum kota/kabupaten (UMK) yang disesuaikan setiap tahun. Adapun UMK Kabupaten Sukabumi pada 2026 ditetapkan sebesar Rp3.831.926 per bulan.

Sebaran pabrik garmen di Sukabumi 

Baca Juga :  Mengenang kiprah Wisjnu Mouradhy, jurnalis dan tokoh film nasional asal Sukabumi era 1940

Berdasarkan sebaran kawasan industri dan konsentrasi perusahaan manufaktur di Kabupaten Sukabumi, beberapa kecamatan berikut menjadi pusat industri terbesar:

Pabrik PT Yongjin Javasuka Garment
Pabrik PT Yongjin Javasuka Garment – Aris Nismatiana

Kecamatan Cikembar: Merupakan salah satu pusat industri terbesar dengan adanya Kawasan Industri Cikembar (sering disebut kawasan Cikembang) yang menampung berbagai pabrik besar, termasuk garmen dan furnitur.

Kecamatan Cibadak: Dikenal sebagai pusat ekonomi strategis dengan konsentrasi industri manufaktur skala besar.

Kecamatan Cicurug: Wilayah ini merupakan koridor industri utara yang menampung banyak pabrik skala besar dan menengah.

Kecamatan Parungkuda: Terdapat banyak pabrik garmen besar (seperti PT Doosan Jaya Sukabumi) yang menyerap ribuan tenaga kerja.

Kecamatan Sukalarang: Lokasi beberapa pabrik skala ekspor besar (seperti PT Pratama Abadi Industri/JX).

Kecamatan Cikembar dan Cibadak menonjol karena posisinya sebagai titik utama industri di Kabupaten Sukabumi. Wilayah-wilayah ini, terutama yang berada di jalur utama Sukabumi-Bogor, mendominasi dalam hal jumlah tenaga kerja industri, terutama sektor garmen dan manufaktur.

Berita Terkait

Rp232 miliar! Merinci nilai tangkapan ikan di pelabuhan Sukabumi per bulan
Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek
Ayam ras, buras, itik, puyuh: Merinci produksi telur di Sukabumi
Daftar shuttle bus Sukabumi-Jakarta plus tarif dan jadwal, tawarkan kenyamanan dan tepat waktu
Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi
Kementerian PU: Konstruksi Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Parungkuda-Sukabumi Barat 71,95%
Daftar negara tujuan ekspor ubi kayu Sukabumi dan olahan
Setelah Unilever sponsori Persib, 3 investor lainnya antre

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:00 WIB

Rp232 miliar! Merinci nilai tangkapan ikan di pelabuhan Sukabumi per bulan

Minggu, 22 Februari 2026 - 01:32 WIB

Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:00 WIB

Ayam ras, buras, itik, puyuh: Merinci produksi telur di Sukabumi

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:00 WIB

Daftar shuttle bus Sukabumi-Jakarta plus tarif dan jadwal, tawarkan kenyamanan dan tepat waktu

Senin, 9 Februari 2026 - 22:10 WIB

Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131