sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah tujuan operasional pabrik garmydi Jawa Barat. Sejak awal tahun 2000-an puluhan pabrik garmen mulai menjamur di wilayah utara kabupaten ini. Baca selengkapnya: Bukan Yongjin atau Yakjin, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Salam kurun 25 tahun, sudah puluhan pabrik garmen bangkrut, kemudian menjual atau menyewakan pabriknya perusahaan lain. Namun, mulai sekira 2021 hingga 2024, satu persatu pabrik garmen berguguran dipicu pandemi Covid-19 hingga upah buruh yang terus naik.
Menurut catatan sukabumiheadline.com, pada 2023 saja ada 13 pabrik bangkrut. Sementara di sisi, sejumlah perusahaan juga dikabarkan merelokasi pabriknya ke wilayah Jawa Tengah yang menetapkan upah buruh lebih rendah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah industri garmen di Sukabumi
Dikutip sukabumiheadline.com dari Open Data Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/2/2026), industri kecil dan mikro di Sukabumi memiliki jumlah yang signifikan, dengan beberapa kategori industri garmen dan tekstil terdaftar.
Pabrik Garmen Terdaftar: Terdapat setidaknya 136 daftar pabrik garmen dan konveksi di Sukabumi, termasuk perusahaan yang fokus pada penjahitan khusus, produsen pakaian, dan pakaian jadi. Data dilansir Victory Labs Garment Handprint pada Agustus 2024, tercatat pabrik garmen yang memiliki izin tersisa 136. Sementara data industri mikro/kecil menunjukkan lebih dari 100 unit usaha.
Karakteristik: Pabrik garmen di Sukabumi melayani berbagai kebutuhan, mulai dari konveksi pakaian harian hingga pakaian jadi skala besar yang disesuaikan dengan permintaan konsumen.
Lokasi: Pabrik garmen tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi, terutama di wilayah-wilayah yang menjadi kawasan industri.
Berita Terkait: Bukan Yongjin atau Yakjin, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Perkembangan pabrik garmen di Sukabumi didukung oleh upah minimum kota/kabupaten (UMK) yang disesuaikan setiap tahun. Adapun UMK Kabupaten Sukabumi pada 2026 ditetapkan sebesar Rp3.831.926 per bulan.
Sebaran pabrik garmen di Sukabumi
Berdasarkan sebaran kawasan industri dan konsentrasi perusahaan manufaktur di Kabupaten Sukabumi, beberapa kecamatan berikut menjadi pusat industri terbesar:

Kecamatan Cikembar: Merupakan salah satu pusat industri terbesar dengan adanya Kawasan Industri Cikembar (sering disebut kawasan Cikembang) yang menampung berbagai pabrik besar, termasuk garmen dan furnitur.
Kecamatan Cibadak: Dikenal sebagai pusat ekonomi strategis dengan konsentrasi industri manufaktur skala besar.
Kecamatan Cicurug: Wilayah ini merupakan koridor industri utara yang menampung banyak pabrik skala besar dan menengah.
Kecamatan Parungkuda: Terdapat banyak pabrik garmen besar (seperti PT Doosan Jaya Sukabumi) yang menyerap ribuan tenaga kerja.
Kecamatan Sukalarang: Lokasi beberapa pabrik skala ekspor besar (seperti PT Pratama Abadi Industri/JX).
Kecamatan Cikembar dan Cibadak menonjol karena posisinya sebagai titik utama industri di Kabupaten Sukabumi. Wilayah-wilayah ini, terutama yang berada di jalur utama Sukabumi-Bogor, mendominasi dalam hal jumlah tenaga kerja industri, terutama sektor garmen dan manufaktur.









