Horor, Mengintip 5 Keangkeran Kota Mati Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 24 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri

Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKABUMI – Tidak banyak yang tahu jika di sekitar kawasan objek wisata Selabintana, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terdapat sebuah kompleks permukiman yang sudah selama puluhan tahun dibiarkan terbengkalai hingga terkesan berubah menjadi sebuah kota mati.

Dilansir kanal YouTube Firmansyah Alfikri, tampak kota mati tersebut terdapat banyak bangunan layaknya kompleks perumahan mewah, tapi dibiarkan telantar. Alhasil, kompleks tersebut bak sebuah kota mati yang ditinggalkan oleh penduduknya.

Informasi diperoleh, kompleks perumahan mewah dengan arsitektur bergaya Eropa klasik tersebut dibangun pada 1998 hingga awal 2000-an. Melihat hampir semua bangunan tampak belum rampung dibangun, terkesan kompleks tersebut memang belum pernah dihuni manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri
Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri

Diduga, kompleks perumahan tersebut masih dalam proses pembangunan dan belum sempat dipasarkan. Hal itu terlihat dari semua bangunan yang dibiarkan rusak.

Semua bangunan fasilitas umum dan hunian tampak hancur, pun ilalang memenuhi hampir semua kawasan, meskipun sebagian di antaranya tampak dialihfungsikan menjadi lahan pertanian.

Terlihat rerumputan tak terawat dan tumbuhan perdu serta lumut tumbuh subur di tembok-tembok usang. Bahkan, sebagian rumpun rerumputan memiliki tinggi nyaris menyamai bangunan di dekatnya.

Baca Juga :  Alasan Gagal Ritual Dana Amanah Ortu, 2 Warga Sagaranten Sukabumi Dibekuk Polisi
Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri
Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri

Sementara, kaca-kaca dan genting rumah terlihat hancur dan berjatuhan ke tanah. Demikian pula dengan cat-cat rumah, semuanya terlihat usang dan mengelupas dari dinding.

Tidak diketahui pasti alasan kompleks perumahan itu dibiarkan terbengkalai, meskipun berlokasi di kawasan yang terkenal sejuk dan asri. Sejauh mata memandang, terlihat area perbukitan dan Gunung Gede Pangrango.

“Kompleks di sini terkenal dengan nama Kota Mati Sukabumi, tapi suasana di sini adem banget sih. Banyak pohon cemara, pemandangan keren,” demikian narasi di kanal YouTube dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (24/2/2023) dinihari.

Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri
Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri

Namun demikian, area di kawasan pintu gerbang kompleks perumahan tersebut terlihat lebih bersih ketimbang di bagian dalam kompleks. Hal itu diduga karena area taman di sekitar pintu gerbang kompleks kerap dijadikan tempat nongkrong warga dan wisatawan yeng berlibur ke kawasan Selabintana.

Layaknya bangunan bergaya Eropa klasik, sejumlah rumah terlihat memiliki cerobong. Kayak bangunan-bangunan Eropa gitu enggak sih? Ada cerobong-cerobong asapnya.”

Selain bangunan rumah, di dalam kawasan kompleks tersebut juga terdapat bangunan yang diperuntukkan untuk masjid dengan satu menara di salah satu sisinya setinggi sekira 5 meter.

Baca Juga :  Komunitas Sukabumi Dog Lover, Merawat yang Terlantar

Terlihat kaca di bagian atas yang sejatinya berfungsi sebagai sumber cahaya di dalam masjid, pecah dan rumput tumbuh di dekatnya.

Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri
Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri

Sedangkan, di bagian kubah terlihat kusam dan lapuk dan ditumbuhi lumut. Demikian di bagian pagar masjid, ilalang tumbuh bahkan melebihi tinggi pagar.

“Ini seperti bangunan masjid. Bangunan masjid ini seperti masjid At Tawun di Puncak, ya,” tutur pemilik video.

Tak hanya itu, juga terdapat sebuah bangunan menyerupai kastil dengan dinding bata merah yang terlihat lapuk dan ditumbuhi lumut.

Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri
Mengintip 5 Penampakan Kota Mati di Sukabumi. l YouTube: Firmansyah Alfikri
Bangunan kastil tersebut seakan dikepung oleh tumbuhan pertanian warga dan rerumputan ialalng dan jalar, sehingga terlihat bak puing benteng pertahanan yang hancur akibat peperangan.

“Ini kayak sebuah ruangan besar dengan atap bolong. Di kanan dan kiri ada sebuah ruangan seperti kios. Mungkin ini dulu akan dijadikan sport club ataupun kolam renang gitu ya,” demikian narasi dalam video.

Berita Terkait

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir
Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam
DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin
Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam
DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya
Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati
Brak! Truk vs Colt Bogoran depan lapak pasir Parungkuda Sukabumi
5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:58 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:45 WIB

Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam

Senin, 2 Maret 2026 - 20:38 WIB

DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:57 WIB

Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

Sains

Kapan mulai musim kemarau 2026? Ini prediksi BMKG

Rabu, 4 Mar 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131