Menteri PU minta Jalan Tol Bocimi lancar, TJT dirikan posko di Parungkuda

- Redaksi

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo - sukabumiheadline.com

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan infrastruktur jalan tol dan Jalan Nasional harus berfungsi optimal, terutama pada periode pelayanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Karenanya, pihak Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kesiapan pengamanan lalu lintas menjelang libur Nataru di Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Cisuka) atau populer disebut Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi atau Bocimi.

“Jalur nasional dan tol harus beroperasi lancar agar mobilitas masyarakat terjaga. Seluruh langkah strategis sudah disiapkan dan tinggal dijalankan sesuai rencana,” kata Dody, dikutip dari laman resmi, Ahad (28/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat khususnya di wilayah Bogor, dan Sukabumi selama libur akhir tahun.

Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda
Kemacetan lalu lintas di Exit Toll Bocimi Seksi 2 Parungkuda – Ist

Seperti diketahui, Tol Bocimi memiliki panjang operasional 26,40 kilometer, terdiri dari Seksi 1 Ciawi–Cigombong sepanjang 15,35 km dan Seksi 2 Cigombong–Cibadak (Parungkuda) sepanjang 11,05 km.

Sebagai akses utama menuju kawasan wisata di Sukabumi, ruas tol itu diprediksi mengalami lonjakan kendaraan saat Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga :  Jalan Tol Bocimi Seksi 2 Habiskan Lahan 10 Desa di Sukabumi Seluas 1.595.612 M2, Ini Rinciannya

Sementara itu, Direktur Utama PT Trans Jabar Toll Abdul Hakim Supriyadi menyampaikan pengaturan lalu lintas dan pengawasan lapangan telah diperkuat.

Selain kelancaran arus kendaraan, aspek keselamatan menjadi prioritas dalam pelayanan Natal dan Tahun Baru.

Seluruh indikator Standar Pelayanan Minimum terus dipantau, mulai dari kondisi jalan, aksesibilitas, kecepatan tempuh rata-rata, hingga kesiapan unit pertolongan.

“Posko Natal dan Tahun Baru di Gerbang Tol Parungkuda berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengawasan lalu lintas, dan manajemen insiden. Petugas juga ditempatkan di titik rawan kepadatan untuk mempercepat penanganan kondisi lapangan,” kata Abdul.

Bangun Posko di Parungkuda

Rest Area Exit Toll Bocimi Seksi 2
Rest Area Exit Toll Bocimi Seksi 2 – Tribrata

Abdul Hakim Supriyadi menyampaikan pengaturan lalu lintas dan pengawasan lapangan telah diperkuat. Posko Natal dan Tahun Baru di Gerbang Tol Bocimi Seksi 2 di Parungkuda berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengawasan lalu lintas, dan manajemen insiden.

Petugas juga ditempatkan di titik rawan kepadatan untuk mempercepat penanganan kondisi lapangan,” kata Abdul.

Baca Juga :  Diskon 20%, segini tarif Jalan Tol Bocimi Seksi 2 jika liburan ke Sukabumi

Selain kelancaran arus kendaraan, aspek keselamatan menjadi prioritas dalam pelayanan Natal dan Tahun Baru. Seluruh indikator Standar Pelayanan Minimum terus dipantau, mulai dari kondisi jalan, aksesibilitas, kecepatan tempuh rata-rata, hingga kesiapan unit pertolongan.

PT Trans Jabar Toll juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan di gerbang utama.

Lalu lintas di Parungkuda diproyeksikan mencapai 35.000–40.000 kendaraan. Dengan posisinya yang berdekatan dengan Pasar Cibadak, rekayasa lalin disiapkan bersama Korlantas Polri untuk mengurai potensi kemacetan.

Seluruh layanan darurat mulai dari mobil derek, ambulans, hingga kendaraan rescue telah disiagakan. Disaster Relief Unit (DRU) juga diaktifkan dengan peralatan penanganan cepat serta material darurat seperti cold mix untuk penambalan lubang pada musim penghujan.

Pengguna jalan diimbau memanfaatkan layanan darurat resmi seperti Call Center 14080 atau hotline BUJT setempat untuk respons lebih cepat.

Berita Terkait

Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak
Prabowo siapkan lahan 4 ribu m2 depan Bundaran HI untuk lembaga dan badan umat Islam
Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten
Buntut KDM vs AQUA? Marak pelanggaran izin, DPR bentuk Panja AMDK
Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan
Bye-bye seng, KDM siapkan aturan penggunaan ijuk, sirap, genteng
Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP
4.000 ASN dipastikan akan direkrut jadi Komcad

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:30 WIB

Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:58 WIB

Prabowo siapkan lahan 4 ribu m2 depan Bundaran HI untuk lembaga dan badan umat Islam

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:33 WIB

Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:07 WIB

Buntut KDM vs AQUA? Marak pelanggaran izin, DPR bentuk Panja AMDK

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131