Menteri PUPR Janji Tol Bocimi Tersambung ke Sukabumi Barat pada 2024

- Redaksi

Kamis, 22 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres pembanguan Tol Bocimi Seksi 2. l Kementerian PUPR

Progres pembanguan Tol Bocimi Seksi 2. l Kementerian PUPR

SUKABUMIHEADLINE.com l Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meyakinkan bahwa Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) akan segera tersambung sampai dengan Sukabumi Barat pada tahun 2024.

Demikian disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau progres pembangunan Jalan Tol Bocimi pada Rabu (21/9/2022).

“Jalan Tol Bocimi tengah memasuki pengerjaan Seksi 2 ruas Cigombong-Cibadak (11,9 km),” kata Basuki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, ruas tersebut akan terkoneksi dengan Tol Jagorawi, sehingga dapat mengurangi waktu tempuh Jakarta-Sukabumi dari sebelumnya 4-5 jam menjadi 2 jam. Baca lengkap: Dapat PMN Rp637 M, Waskita Target Tol Bocimi Seksi 2 Cigombong-Cibadak Kelar Akhir 2022

“Dengan progres konstruksi 86%, ruas Cigombong-Cibadak ditargetkan selesai pada Desember 2022 dan akan dilanjutkan dengan pembangunan Seksi III ruas Cibadak-Sukabumi Barat (13,7 km),” paparnya.

Basuki juga mengharapkan, Jalan Tol Bocimi dapat memperlancar konektivitas dan menjadi solusi permasalahan kemacetan ke arah Sukabumi hingga Pelabuhan Ratu di selatan Jawa.

“Jalan Tol Bocimi diharapkan dapat memperlancar konektivitas dan menjadi solusi permasalahan kemacetan ke arah Sukabumi hingga Pelabuhan Ratu di selatan Jawa. serta meningkatkan perekonomian dari sektor industri, barang, dan jasa,” pungkas dia.

Untuk informasi, Jalan Tol Bocimi Seksi 2 ruas Cigombong-Cibadak dengan exit toll di Kampung Suweng, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, ditarget rampung akhir tahun 2022.

Sedangkan, exit toll Sukabumi Barat berada di Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat.

Berita Terkait

Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Wilan Oktavian tak lagi urus Jalan Tol Bocimi Seksi 3, diganti usai Kunker Komisi V DPR RI
Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun
Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang
Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi
Pemerintah wajibkan kreator konten punya NIB, ini penjelasan dan sanksi
Pemerintah bakal bagikan kompor listrik ke masyarakat, Bahlil usul Rp815,5 miliar

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 02:28 WIB

Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:09 WIB

Wilan Oktavian tak lagi urus Jalan Tol Bocimi Seksi 3, diganti usai Kunker Komisi V DPR RI

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:50 WIB

Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:47 WIB

Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%

Senin, 22 Juni 2026 - 07:20 WIB

Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang

Berita Terbaru