Motor Hancur Tabrak Pantat Angkot di Bojonggenteng Sukabumi

- Redaksi

Senin, 13 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l BOJONGGENTENG – Sebuah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Kampung Pamatutan RT 021/008, Desa Bojonggenteng, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Informasi diperoleh, lakalantas terjadi pada Senin (13/3/2023) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Menurut warga di sekitar lokasi kejadian, Ahmad Salim (51), kecelakaan bermula ketika sepeda motor jenis Honda Vario F 5778 VN warna putih hitam menabrak Angkot 39, trayek Parungkuda – Gunungendut dengan nomor polisi F 1995 VV.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyebab kejadiannya saya tidak tahu persis, tapi sepeda motor diduga menabrak bagian belakang angkot sampai bumper angkotnya penyok,” kata Ahmad Salim kepada sukabumiheadline.com.

“Mungkin angkot ngerem mendadak atau bagaimana, saya gak tahu persis,” tambahnya.

Ia menambahkan, akibat kejadian tersebut, sepeda motor yang dikemudikan pria yang belum diketahui identitasnya mengalami hancur hingga bagian mesin.

“Kayaknya tabrakannya lumayan kencang. Motor juga hancur bagian depannya, spakboard dan shockbreaker hancur,” katanya.

Untungnya, tambah Ahmad Salim, tidak jauh dari lokasi kejadian ada dokter praktik sehingga pengendara sepeda motor yang mengalami luka dapat langsung mendapatkan perawatan medis.

“Pengendara sepeda motor mengalami luka cukup parah, tapi sudah dibawa langsung ke dokter karena gak jauh dari lokasi kejadian,” pungkasnya.

Berita Terkait

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:05 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan - Pemprov Jawa Barat

Jawa Barat

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:00 WIB