Nasi dingin lebih rendah gula baik untuk penderita diabetes, warga Sukabumi wajib tahu

- Redaksi

Sabtu, 25 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasi dingin lebih rendah gula baik untuk penderita diabetes, warga Sukabumi wajib tahu - Istimewa

Nasi dingin lebih rendah gula baik untuk penderita diabetes, warga Sukabumi wajib tahu - Istimewa

sukabumiheadline.com – Bagi warga Sukabumi, Jawa Barat, tentunya nasi merupakan makanan pokok yang biasa dikonsumsi setiap hari. Bahkan, sedikitnya dua hingga tiga kali dalam sehari kita biasa menyantap nasi dengan lauk pauknya.

Dalam kondisi sehat jasmani, menyantap nasi panas yang baru matang akan terasa nikmat jika ditambah sambal dan lalapan yang menjadi menu keseharian masyarakat Sunda pada umumnya.

Namun demikian, nasi panas yang baru matang tidak terlalu disukai warga Sukabumi yang menderita diabetes. Hal itu karena penderita diabetes meyakini bahwa nasi panas yang baru matang bisa meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, nasi panas juga memiliki indeks glikemik tinggi sehingga tidak aman bagi pengidap diabetes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benarkah demikian?

Nasi dengan indeks glikemik tinggi, artinya nasi tersebut diproses secara cepat oleh tubuh dan menyebabkan kadar gula darah naik.

Sedangkan nasi dingin dengan indeks glikemik rendah dapat bantu mengontrol gula darah sehingga lebih stabil. Hal ini lantaran retrogradasi terjadi selama proses pendinginan, sehingga pati yang mudah dicerna diubah menjadi pati resisten.

Sementara, dilansir dari Healthline, pati resisten lebih lambat dicerna oleh tubuh. Hasilnya, jenis pati ini bisa menyeimbangkan penyerapan karbohidrat lain untuk menstabilkan gula darah.

Meski pati resisten lebih sulit diurai tapi bakteri di usus dapat memfermentasinya, sehingga ia bertindak sebagai prebiotik yang kemungkinan tidak membahayakan tubuh.

Merujuk pada penjelasan dalam laman Insider, nasi yang didinginkan sebelum dimakan lebih aman bagi penyandang diabetes karena bantu mencegah lonjakan gula darah.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di Nutrition and Diabetes, mengkonsumsi nasi yang dipanaskan kembali dibandingkan nasi yang baru matang dapat memperlambat lonjakan gula darah pada pengidap diabetes.

Hasil penelitiannya menemukan bahwa pasien diabetes (peserta penelitian) yang makan nasi didinginkan 24 jam di lemari es lalu dipanaskan ulang, kadar gula darah mereka lebih stabil secara signifikan. Peningkatan gula darahnya lebih sedikit daripada peserta yang mengkonsumsi nasi baru dimasak dan masih panas.

Studi lain pada 2015 yang dilakukan pada orang tanpa diabetes menunjukkan hasil serupa, di mana nasi dingin hanya menyebabkan lonjakan gula darah lebih sedikit.

“Jika orang ingin menghilangkan lemak tubuh dan menyeimbangkan kadar gula darahnya, atau jika ingin meningkatkan produktivitas dan menghindari penurunan berat badan di sore hari, akan bermanfaat jika coba mengkonsumsi lebih banyak pati resisten,” kata ahli gizi Rhiannon Lambert.

Dengan begitu, nasi dingin yang disimpan di lemari es terlebih dahulu selama 24 jam lalu dipanaskan kembali ketika hendak dimakan, lebih sehat untuk penderita diabetes.

Berita Terkait

Kemendikdasmen guyur Pemkab Sukabumi Rp154 miliar untuk PAUD hingga SMP
Masih menjanda di usia 40, intip 5 pesona artis wanita asal Sukabumi
Natural dan low maintenance, 6 model rambut panjang ber-layer 2026 untuk wanita
Memahami batik dan Lokatmala Sukabumi dalam perspektif Gen Z
Mau merantau? Cek dulu 10 kota dan kabupaten dengan biaya hidup termahal di Jawa Barat
Produksi telur ayam dari Sukabumi, kandungan gizi dan manfaatnya bagi kesehatan
Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an
Mengenal 5 karakter alpha woman, bukan berarti tidak memiliki sisi feminin

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kemendikdasmen guyur Pemkab Sukabumi Rp154 miliar untuk PAUD hingga SMP

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Masih menjanda di usia 40, intip 5 pesona artis wanita asal Sukabumi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Memahami batik dan Lokatmala Sukabumi dalam perspektif Gen Z

Minggu, 2 Agustus 2026 - 02:41 WIB

Mau merantau? Cek dulu 10 kota dan kabupaten dengan biaya hidup termahal di Jawa Barat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:10 WIB

Produksi telur ayam dari Sukabumi, kandungan gizi dan manfaatnya bagi kesehatan

Berita Terbaru

Semen Kujang sponsori Persib Bandung - Ist

Bisnis

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:36 WIB

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB