Negaranya digempur Iran, warga  Israel yang alami gangguan jiwa melonjak 350%

- Redaksi

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara perempuan Israel menangis histeris - Istimewa

Tentara perempuan Israel menangis histeris - Istimewa

sukabumiheadline.com – Harian berbahasa Ibrani Maariv melaporkan, beberapa jam setelah serangan balasan Iran terhadap negara Zionis, jumlah warga Israel yang membutuhkan bantuan psikolog melonjak hingga 350%.

Surat kabar tersebut mengutip data dari Asosiasi Pusat Trauma Israel, yang membantu mereka yang terkena dampak trauma mental terkait perang.

Menurut Direktur Jenderal Pusat Trauma Israel, Efrat Shafrut, warga Zionis di seluruh wilayah pendudukan membanjiri saluran telepon, menggambarkan gejala-gejala seperti serangan panik, gemetar, menangis, detak jantung meningkat, dan kecemasan ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Shafrut menambahkan, “Orang-orang menelepon dan mengatakan mereka kehilangan kendali dan terlalu takut untuk meninggalkan tempat penampungan.”

Para analis berpendapat, intensitas dan skala operasi Iran telah menciptakan dampak psikologis yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pemukim ilegal Israel, terutama karena ini menandai pertama kalinya sejak 1948 warga Israel berada di bawah serangan rudal langsung dan berkelanjutan jauh di dalam wilayah Israel.

Selama tiga hari berturut-turut, publik Israel terbangun dalam keadaan takut dan bingung, dengan media Ibrani beralih dari retorika perang yang biasa ke liputan penuh tentang cedera, pemandangan kehancuran, dan rumah sakit yang kewalahan.

Mereka yang menonton televisi Israel sekarang melihat perubahan dramatis dalam nada. Komentator telah mengganti slogan-slogan pencegahan dan didominasi dengan diskusi tentang bangunan yang runtuh, keluarga yang mengungsi, korban sipil, dan kondisi jiwa publik yang sangat terguncang.

Transformasi ini menggarisbawahi dampak psikologis yang mendalam yang ditimpakan pada entitas Zionis setelah tanggapan Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap agresi Israel.

Berita Terkait

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Berita Terbaru

Proses evakuasi pendaki asal Sukabumi di Lombok Timur - Polres Lombok Timur

Peristiwa

Endang Subarna, pendaki asal Sukabumi tewas di Gunung Rinjani

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:44 WIB