Nunggak PBB, 250 desa dilaporkan ke Kejari Kabupaten Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi - Istimewa

Gedung Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sebanyak 250 dari total 381 desa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/10/2025). Ratusan desa tersebut dilaporkan atas dugaan menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pemerintah Kabupaten Sukabumi dilaporkan telah meminta kejaksaan untuk turun tangan, agar potensi pendapatan daerah tidak tersendat.

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Sukabumi, Agus Yuliana Indra Santoso, menyebut jika pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

“Kami sudah terima laporan dari sekira 250 desa penunggak PBB. Hal ini tentunya Pasti akan kami tindak lanjuti. 250 Desa itu merupakan Desa yang setor PBB ke kas daerahnya masih di bawah 50 persen,” jelasnya kepada awak media.

Baca Juga :  Lebih Dari 40 Negara Minta China Buka Akses PBB Selidiki Kasus Muslim Uighur

“Hasil analisa sementara, uang PBB itu diduga digunakan oleh perangkat desanya,” imbuh Agus.

Baca Juga: Ternyata ada 88 desa di Kabupaten Sukabumi memiliki nama sama, tidak kreatif?

Ilustrasi uang Rupiah recehan
Ilustrasi uang Rupiah recehan – Istimewa

Agus menambahkan, nominal tunggakan total mencapai Rp25 miliar, dengan asumsi tunggakan per desa sebesar Rp100 juta.

“Potensi PAD dari PBB yang belum dibayarkan oleh ratusan desa ini, berkisar 25 miliar Rupiah. Ini perhitungan kasar, dengan rasio setiap desa menunggak di angka Rp100 juta,” ungkap dia.

Terkait nama-nama desa yang menunggak paja, Agus enggan merinci. Namun dengan adanya laporan, ia mengimbau desa-desa yang masih menunggak PBB agar segera menyelesaikan kewajibannya.

Baca Juga :  Sekjen PBB dan Publik Dunia Tertipu, Wanita Hamil Korban Bom Rusia Hanya Model Setingan

“Segera bayarkan, karena itu untuk kepentingan pembangunan daerah dan akan dinikmati juga oleh masyarakat. Kami juga tidak segan untuk menindaknya,” tambahnya.

Agus juga berjanji akan melakukan pemanggilan terhadap desa-desa yang mmasukdala daftar ratusan desa penunggak PBB.

“Saya berjanji akan melakukan pemanggilan terhadap desa-desa yang masuk dalam daftar penunggak pajak tersebut. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan kami periksa juga. Kita lihat saja nanti.” ungkapnya.

Untuk informasi, Kabupaten Sukabumi memiliki 381 desa dan 5 kelurahan yang tersebar di 47 kecamatan yang ada. Baca selengkapnya: Jumlah dan nama-nama desa di Kabupaten Sukabumi menurut kecamatan

Berita Terkait

Mencermati pergeseran tren tindak kriminal remaja 2026, orang tua wajib waspada
KUHP baru: Lindungi hak privat, tetangga pun tak bisa polisikan pelaku kumpul kebo
Eks Menag Gus Yaqut jadi tersangka kasus korupsi kuota haji
MUI nilai pidana pelaku nikah siri dalam KUHP baru bertentangan dengan hukum Islam
KUHP baru: Menghina DPR itu tindak pidana, kalau kapolres dan ketua pengadilan boleh
Daftar pasal kontroversial dalam KUHP Nasional, hadiah tahun baru bangsa Indonesia
Ini puluhan jenis tindak pidana dalam KUHP baru, dari aborsi, mencuri hingga korupsi
Kritik keras KUHAP baru, otoriter dan independensi pengadilan melemah

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:13 WIB

Mencermati pergeseran tren tindak kriminal remaja 2026, orang tua wajib waspada

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:31 WIB

KUHP baru: Lindungi hak privat, tetangga pun tak bisa polisikan pelaku kumpul kebo

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:15 WIB

Eks Menag Gus Yaqut jadi tersangka kasus korupsi kuota haji

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:46 WIB

MUI nilai pidana pelaku nikah siri dalam KUHP baru bertentangan dengan hukum Islam

Senin, 5 Januari 2026 - 13:42 WIB

KUHP baru: Menghina DPR itu tindak pidana, kalau kapolres dan ketua pengadilan boleh

Berita Terbaru

Xiaomi 17 Pro Max - Xiaomi

Tak Berkategori

Xiaomi 17 Max meluncur tahun ini, cek review spesifikasi dan harga

Rabu, 14 Jan 2026 - 14:01 WIB