Pakai Rambut Palsu, Pembunuh Wanita Cibadak Sukabumi Ditembak Kaki

- Redaksi

Senin, 16 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RR ditembak polisi di bagian kaki. l Istimewa

RR ditembak polisi di bagian kaki. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CIBADAK – Tim Opsnal Satreskrim Polres Sukabumi dan Unit Reskrim Polsek Cibadak berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang wanita di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (16/5/2022).

Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP I Putu Asti Hermawan Santosa bersama Kapolsek Cibadak Kompol Maryono didampingi Kanit Reskrim AKP Madun mengungkapkan, identitas pelaku dapat diungkap berdasarkan keterangan saksi yang diperoleh dari hasil penyelidikan dan penyidikan Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Sukabumi.

“Pelaku berinisial RR  Alias Aden (30) yang beralamat di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, identitasnya dapat diungkap berdasarkan beberapa keterangan saksi,” ungkap I Putu Asti dikutip sukabumiheadlines.com

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan, I Putu Asti Hermawan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Sukabumi telah berhasil melakukan penangkapan pelaku pembunuhan pada Senin sekira pukul 14.00 WIB.

“Tim Satreskrim Polres Sukabumi yang melakukan pengejaran dapat menangkap pelaku ketika akan mengarah menuju Gunung Walat,” jelasnya.

Diterangkannya, saat melakukan penangkapan terhadap pelaku, turut diamankan bukti sebilah pisau yang di pergunakan saat melakukan penusukan korban, selain itu pula satu unit handphone, satu buah peci dan rambut palsu untuk penyamaran.

Sementara motif dari terjadinya tindak pidana pembunuhan berlatarbelakang asmara, dimana pelaku dan korban pernah menjalin asmara selama 4 bulan akan tetapi berjalannya waktu korban memilih rujuk kembali dengan mantan suaminya.

“Tidak terima dengan hal tersebut pelaku menaruh dendam dan terjadilah penusukan terhadap korban hingga mengakibatkan meningal dunia,” terangnya.

Masih kata I Putu Asti Hermawan, pelaku dijerat pasal 338 Tindak pidana pembunuhan dan atau pasal 340 KUHP, tindak pidana pembunuhan berencana.

“Maksimal ancaman pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita bernama Eneng Kulsum (35) terkapar bersimbah darah setelah ditusuk oleh pria inisial R. Selengkapnya: Diduga Cemburu, R Tega Bunuh Wanita Cibadak Sukabumi

Wanita yang tercatat sebagai warga Kampung Babakan Sirna RT 05/13, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, itu kemudian dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak dalam kondisi kritis. Eneng akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Berita Terkait

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita
PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun
Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Rabu, 26 Agustus 2026 - 02:46 WIB

Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan

Berita Terbaru

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB

Ilustrasi perempuan sedang duduk di dalam bus - sukabumiheadline.com

Tak Berkategori

Armada dan rute Sukabumi – Bandara Husein Sastranegara Bandung

Minggu, 30 Agu 2026 - 04:42 WIB