Pastor Manuel: Kami Siap Mati Membela Masjid Al Aqsa

- Redaksi

Minggu, 17 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pastor Manuel Musallam. l Istimewa

Pastor Manuel Musallam. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Umat Kristen bersama Muslim Palestina siap mati untuk membela Masjid Al Aqsa. Mereka juga berjanji tidak akan pernah menyerahkan kuncinya kepada pendudukan Israel.

Sikap tegas itu diungkapkan Kepala Organisasi Populer Dunia untuk Keadilan dan Perdamaian Yerusalem, Pastor Manuel Musallam, dilansir Middle East Monitor pada 14 April 2022.

Pernyataan Pastor Musallam muncul setelah muncul iklan online yang menyerukan kelompok ekstremis Yahudi untuk menyerbu Masjid Al Aqsa selama liburan Paskah, dan mengorbankan hewan di halamannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak tanggung-tanggung, hadiah uang telah ditawarkan kepada mereka yang mampu melakukan pengorbanan tersebut.

“Kami siap mati dengan kepala tegak di sekitar Masjid Al Aqsa dan Gereja Makam Suci di Kota Tua Yerusalem,” sumpah Pator Manuel.

“Kami tidak akan pernah menyerahkan kunci situs suci ini dengan harga berapa pun. Melakukan pengorbanan suci Yahudi di dalam Masjid Al Aqsha membuktikan Zionis sedang bermanuver untuk menduduki masjid, menghancurkannya dan membangun kuil yang mereka duga di tempatnya,” papar Manuel Musallam.

Dia juga mengingatkan, “Tetap diam pada saat ini menyia-nyiakan hak kita untuk mempertahankan Masjid Al Aqsa di masa depan.”

Tokoh Kristen senior di Palestina itu mengatakan bahwa umat Kristen akan membela Masjid Al Aqsa dan umat Islam akan membela Gereja Makam Suci.

“Kita semua berasal dari bangsa yang sama dan budaya yang sama. AlAqsa memanggil Anda dan matanya menangis, jadi jangan gagal,” tegasnya.

Berita Terkait

Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia
DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:09 WIB

Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Berita Terbaru