PBNU Larang Ada Bendera NU Berkibar di Acara Cak Imin

- Redaksi

Sabtu, 6 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhaimin Iskandar. l Ilustrasi: Fery Heryadi

Muhaimin Iskandar. l Ilustrasi: Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com l Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo mengeluarkan surat instruksi larangan penggunaan atribut Nahdlatul Ulama (NU) dalam kegiatan partai politik.

Keluarnya surat itu berdekatan dengan pelaksanaan Gus Muhaimin Festival The Next 2024, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada hari ini, Sabtu (6/8/2022).

Ketua PCNU Sidoarjo, Zainal Abidin mengatakan larangan penggunaan atribut NU tidak hanya pada acara festival yang digelar Cak Imin saja, tapi juga acara partai politik lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zainal mengatakan pelarangan penggunaan atribut NU dalam acara partai politik ini sesuai dengan instruksi Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya.

“Kami mengikuti instruksi dari PBNU. Diskusi beberapa kali dengan PBNU arahannya seperti itu. Jangan kemudian NU dijadikan tunggangan partai politik untuk kepentingan sesaat. Karena politik NU kan politik kebangsaan,” katan Zainal dilansir cnnindonesia.com, Jumat (5/8/2022).

“Bukan kegiatan besok saja. Pokoknya seluruh kegiatan politik apapun kami imbau untuk tidak menggunakan atribut NU,” tambahnya.

Ditambahkannya, atribut NU yang dilarang digunakan dalam acara politik mulai dari bendera, kaus, seragam, jaket atau benda apapun yang berlambangkan NU.

“Atribut NU itu apapun bisa mulai bendera, kaus NU, seragam Ansor, dan jaket Banser,” ujarnya.

Aday, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bakal menggelar Gus Muhaimin Festival The Next 2024, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada hari ini, Sabtu (6/8/2022).

Acara tersebut merupakan ajang konsolidasi seluruh relawan di Jawa Timur untuk mendukung Cak Imin maju sebagai calon presiden (capres) 2024.

Berita Terkait

Poltracking: Survei elektabilitas 19 parpol, PSI 2,9% meski Jokowi turun gunung
Musda DPD Golkar Kabupaten Sukabumi, Agus: Akan ada deklarasi dukung Asep Japar
SMRC: Survei elektabilitas Prabowo makin anjlok di bawah 10%
Pria asal Sukabumi dan tiga anaknya terlantar di Medan
Kepala Bakom RI ajak Anies Baswedan gabung Kabinet Prabowo, Syahganda: Jangan malu-malu
Eksekutor pecah kaca dan gembos ban beromzet Rp4,1 miliar diringkus di Sukabumi
Waka DPRD Kota Sukabumi copot foto Wapres, Gibranisti: Kampungan
Ogah punya wapres tak punya ijazah SMA, Waka DPRD Kota Sukabumi copot foto Gibran

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Poltracking: Survei elektabilitas 19 parpol, PSI 2,9% meski Jokowi turun gunung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Musda DPD Golkar Kabupaten Sukabumi, Agus: Akan ada deklarasi dukung Asep Japar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

SMRC: Survei elektabilitas Prabowo makin anjlok di bawah 10%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Pria asal Sukabumi dan tiga anaknya terlantar di Medan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kepala Bakom RI ajak Anies Baswedan gabung Kabinet Prabowo, Syahganda: Jangan malu-malu

Berita Terbaru

Rokok elektrik atau vape - sukabumiheadline.com

Hikmah

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:34 WIB