Pemerintah Prabowo-Gibran cetak sejarah, nilai tukar Rupiah Rp17.500 terhadap Dolar

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencetak sejarah baru. Di era kepemimpinan keduanya, nilai tukar Rupiah terlemah sepanjang sejarah, yakni Rp17.500 terhadap Dolar AS, Selasa (12/5/2026).

Pelemahan ini terus terjadi sejak Rupiah menembus level Rp17.000 pada awal April 2026. Nilai tukar rupiah bahkan telah mencatatkan pelemahan terdalam sepanjang sejarah di level Rp 17.425 per dollar AS pada 5 Mei 2026 lalu.

Di tengah kondisi ini, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah dan Bank Indonesia (BI) segera mengantisipasi dampaknya agar tidak memengaruhi kondisi ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan mulai hari ini, Rabu (13/5/2026), pemerintah bakal mulai mengaktifkan instrumen stabilisasi pasar obligasi.

“Kita akan mulai membantu besok mungkin dengan masuk ke bond market. Kita kan punya BSF tapi belum fund semuanya, kita aktifkan instrumen yang kita punya di sini. Besok (hari ini –red) baru jalan,” ujarnya.

Berita Terkait

Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun
Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang
Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi
Pemerintah wajibkan kreator konten punya NIB, ini penjelasan dan sanksi
Pemerintah bakal bagikan kompor listrik ke masyarakat, Bahlil usul Rp815,5 miliar
10 produk Israel yang dijual di Indonesia, kenali yuk!
Pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang bakal dikebut

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:50 WIB

Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:47 WIB

Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%

Senin, 22 Juni 2026 - 07:20 WIB

Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:26 WIB

Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:39 WIB

Pemerintah wajibkan kreator konten punya NIB, ini penjelasan dan sanksi

Berita Terbaru