Menurut siaran Gizmochina, ponsel Vivo S2 memiliki profil ramping 7,99 mm serta layar AMOLED lengkung 3D 6,83 inchi dengan resolusi 1,5K, kecepatan refresh 120Hz, dan kecerahan puncak hingga 3.000 nits.Dukungan fotografi pada ponsel tersebut mencakup kamera utama Sony IMX852 50 MP dan kamera depan 32 MP.

Vivo S2 mendukung perekaman video 4K menggunakan kamera depan dan belakang, cocok bagi pengguna yang sering membuat konten video.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ponsel juga dilengkapi dengan fitur seperti Aura Light Portrait dan Dual View Video untuk merekam cuplikan menggunakan kedua kamera secara bersamaan.

Dapur pacu Vivo S2 ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7360-Turbo, yang diklaim mencapai skor AnTuTu sekitar 970.000.

Dengan dukungan baterainya berkapasitas 7.050mAh, ponsel diharapkan bisa digunakan dalam waktu lama untuk keperluan seperti pengerjaan tugas, bermain gim, dan streaming video.

Ponsel Vivo S2 menggunakan sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16 serta didukung fitur berbasis kecerdasan buatan seperti AI Creation, AI Transcript Assist, dan Vivo Office Kit. Fitur Circle to Search 2.0 dari Google juga disediakan untuk memudahkan pengguna vivo S2 menemukan konten di layar.

Tambahan menarik lainnya adalah fitur bernama Shake and Share, yang memungkinkan transfer foto dan video 4K di antara perangkat yang kompatibel secara cepat tanpa bergantung pada data seluler.

Ponsel Vivo S2 akan tersedia dalam warna Silk White, Sapphire Blue, dan Regal Bronze.

Vivo S2 dibanderol mulai dari 39.999 Rupee atau sekitar Rp7,5 juta untuk varian 8/128 GB, dan 49.999 Rupee atau sekitar Rp9,4 juta untuk versi 8/256 GB di pasar India. Ponsel ini belum rilis resmi di Indonesia, jadi harga lokal resminya belum ada.