Merinci volume produksi hasil perkebunan di Sukabumi, kelapa juara

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi buah pala - sukabumiheadline.com

Ilustrasi buah pala - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Jenis perkebunan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak sebatas teh dan karet. Bukan tanpa alasan, karena kedua jenis perkebunan tersebut relatif mudah ditemui keberadaan dan lokasinya.

Namun, ternyata di Kabupaten Sukabumi juga terdapat berbagai jenis tanaman yang dihasilkan perkebunan, seperti lada, pala, kelapa hingga karet, dan lainnya.

Mengutip data Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, dari Badan Pusat Statistik (BPS), ada ribuan hektare lahan perkebunan dengan berbagai jenis tanaman di dalamnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekomendasi Redaksi:

Menurut data Produksi Perkebunan Menurut Jenis Tanaman di Kabupaten Sukabumi (ton), 2025, dikutip sukabumiheadline.com, Senin (29/6/2026), berikut adalah hasil perkebunan dari Sukabumi.

  • Kelapa: 71.338,92 ton
  • Karet: 1.295,97 ton
  • Kopi: 836 ton
  • Teh: 2.847,45 ton
  • Cengkeh: 1.075,83 ton
  • Pala: 615,62 ton
  • Lada: 32,16 ton

Rekomendasi Redaksi: Daftar 23 kecamatan penghasil kopi lokal Sukabumi

Perbandingan hasil perkebunan 2025 dengan 2022 dan 2023

Ilustrasi kebun kelapa - sukabumiheadline.com
Ilustrasi kebun kelapa – sukabumiheadline.com

Sementara itu, pada 2022, hasil perkebunan karet di Sukabumi adalah 1.531,17 ton getah karet. Kemudian pada 2023, naik menjadi 1.650,18 ton. Sayangnya, produksi turun pada 2025.

Kemudian untuk kelapa mencapai 64.756,18 ton pada 2022, dan naik pada 2023 menjadi 65.214,75 ton. Jumlah tersebut naik pada 2025.

Lalu perkebunan kopi, 327,78 ton pada 2022, dan 365,30 ton (2023). Sementara perkebunan kakao, menghasilkan 42,75 ton pada 2022, namun anjlok lebih dari 50% pada 2023 menjadi hanya 15,68 ton saja.

Rekomendasi Redaksi:

Untuk perkebunan pala, menghasilkan sebanyak 403,73 ton pada 2022. Kemudian, naik pada 2023 menjadi 412,59 ton. Produksi pala mengalami kenaikan pada 2025.

Untuk lada, buah beraroma menyengat ini mengalami kenaikan pada 2025, jika dibandingkan dengan 2022 dan 2023 yang menghasilkan 33 ton.

Sedangkan perkebunan teh juara dalam hal luas, yakni 3.025,60 pada 2022, dan naik hampir tiga kali lipat menjadi 8.329,43 hektare pada 2023. Rekomendasi Redaksi: Terbesar di dunia, mengenang masa kejayaan Perkebunan Teh Sinagar Sukabumi

Tidak hanya juara dari segi luas lahan perkebunan, teh dari Kabupaten Sukabumi juga juara dalam segi produktivitas. Pada 2022 sanggup menghasilkan 2.889,45 ton, dan naik sedikit pada 2023 menjadi 2.902,82 ton. Jumlah tersebut mengalami penurunan pada 2025.

Berita Terkait

Ternyata harga Pertamax Turbo pernah dijual Pertamina semurah ini
Bioskop Alfamart Sukabumi segera dibangun, ini kelebihan dan kekurangannya
Bus bintang 5 yang melayani liburan warga Sukabumi-Yogyakarta dan Surabaya
Perusahaan Kaesang Pangarep terlilit kredit macet bank Rp2,8 triliun
Bioskop Alfamart segera hadir di Sukabumi, harga tiket cuma Rp15 ribu
10 produk Israel yang dijual di Indonesia, kenali yuk!
Pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang bakal dikebut
Overview Jalan Tol Bocimi Seksi 3, BPJT: Progres konstruksi sudah 81,49%

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:04 WIB

Ternyata harga Pertamax Turbo pernah dijual Pertamina semurah ini

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:47 WIB

Bioskop Alfamart Sukabumi segera dibangun, ini kelebihan dan kekurangannya

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:56 WIB

Bus bintang 5 yang melayani liburan warga Sukabumi-Yogyakarta dan Surabaya

Rabu, 8 Juli 2026 - 03:11 WIB

Perusahaan Kaesang Pangarep terlilit kredit macet bank Rp2,8 triliun

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:30 WIB

Bioskop Alfamart segera hadir di Sukabumi, harga tiket cuma Rp15 ribu

Berita Terbaru

Kepala BGN, Dadan Hindayana - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Heran, laporan keuangan BGN era Dadan dapat WTP BPK

Sabtu, 18 Jul 2026 - 16:18 WIB