Pemprov Segera Bangun Gedung SMAN 1 Kalapanunggal Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 27 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l KALAPANUNGGAL – Gedung SMAN 1 Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akan segera dibangun dalam waktu dekat.

Hal itu terungkap dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat ke Kabupaten Sukabumi yang diterima Sekretaris Daerah Ade Suryaman di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Selasa (27/9/22).

Menurut Ade, Kunker Komisi V tersebut dalam rangka Pembahasan Unit Sekolah Baru (USB) di SMAN 1 Kalapanunggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ade mengaku bangga atas silaturahmi yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu, sehingga dalam hal ini dapat menciptakan kolaborasi untuk mewujudkan pendidikan di Kabupaten Sukabumi ke arah lebih baik.

Baca Juga :  Pemprov Jabar dan PT KAI hadirkan Kereta Petani dan Pedagang, Bandung - Sukabumi - Bogor

“Semoga dengan silaturahmi ini dapat meretas persoalan pendidikan di Kab. Sukabumi” Ungkapnya

Ditambahkan Ade, Kabupaten Sukabumi saat ini baru memiliki 27 SMA Negeri dari jumlah total 47 kecamatan yang ada.

“Keberadaan SMA Negeri di Kabupaten Sukabumi saat ini hanya memiliki 27 sekolah, sedangkan Kabupaten Sukabumi memiliki 47 Kecamatan. Jadi saat ini masih banyak kekurangan sekolah negeri yang dimiliki,” terangnya.

Sementara, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Haris Bobihoe menjelaskan, Kunker kali ini bertujuan untuk berdiskusi secara langsung dengan stakeholder terkait. Baik Pemerintah Daerah, Forkopimcam, maupun PTPN VIII.

Baca Juga :  Pemprov Jawa Barat siapkan sistem lamaran kerja online, CV dibuat jika diterima dan tanpa antrean

“Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PTPN VIII yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan pendidikan di Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Haris mengatakan, pendidikan merupakan tanggungjawab bersama untuk mencerdaskan anak bangsa, hal ini dirasakan dengan adanya dukungan dan kerjasama antara pemerintah, perusahan, swasta dan masyarakat.

“Seluruh unsur terlibat dalam melakukan pembangunan pendidikan, kerjasama ini insyallah akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa,” bebernya.

Berita Terkait

Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki
Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara
DPRD Kabupaten Sukabumi ingatkan program MBG harus libatkan petani lokal
DPRD Kabupaten Sukabumi pelototi perizinan sumur bor
Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel
Alvin, wisatawan asal Bogor korban tewas terseret ombak Pantai Sukabumi, satu hilang
Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:46 WIB

Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:10 WIB

Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:39 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi ingatkan program MBG harus libatkan petani lokal

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi pelototi perizinan sumur bor

Berita Terbaru

Ilustrasi pegawai korban PHK - sukabumiheadline.com

Nasional

Kasus PHK hampir 100 ribu, daerah mana terbanyak?

Jumat, 23 Jan 2026 - 11:11 WIB

Layvin Kurzawa memakai topi putih, jaket loreng warna krem disebut sudah di Stasiun Whoosh - Ist

Olahraga

Dari PSG ke Persib, Layvin Kurzawa sudah di Stasiun Whoosh

Jumat, 23 Jan 2026 - 10:04 WIB