Perahu terdampar di Tegalbuleud Sukabumi, 23 warga Bangladesh kabur ke darat

- Redaksi

Sabtu, 29 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perahu terdampar di Tegalbuleud Sukabumi, 23 warga Bangladesh kabur ke darat - Istimewa

Perahu terdampar di Tegalbuleud Sukabumi, 23 warga Bangladesh kabur ke darat - Istimewa

sukabumiheadline.com – Tim gabungan dari jajaran kepolisian Polres Sukabumi dan TNI serta masyarakat amankan sejumlah orang yang diduga sebagai warga negara asing di sekitaran wilayah pantai Keusik Urug, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud sekira pukul 14.18 WIB.

Dari informasi didapat, sebelum diamankan sebuah kapal terdampar kemudian sejumlah orang merupakan penumpangnya berhamburan keluar dan kabur.

Seperti terlihat dalam sebuah video berdurasi sekitar 1 menit beredar di aplikasi pesan seorang perempuan mengatakan bahwa perahu yang mengangkut puluhan orang tersebut telah terdampar di dasar laut Muara Keusik Urug.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengatakan bahwa penumpang dari perahu tersebut adalah orang-orang asing dengan kulit hitam, namun ia tidak mengetahui kewarganegaraan mereka dan jenis kapal apa yang digunakan.

“Perahu pesiar apa gimana nih saya, terdampar di laut muara kesik urug, orang nya 30 orang, tapi begitu perahu sudah terdampar itu orang orangnya sudah pada kabur, gak tau nih perahu apa, apa angkutan apa, apa ini perahu rekreasi, apa yang tour apa gimana ya, saya kurang paham kalau yang ginian, tapi ini banyak warga yang menolong,” ucap seorang perempuan dalam video tersebut.

“Orang penumpang dari perahu itu semua gak ada pada kabur semua, orang nya ada orang india, orang mana, gak tau soalnya orangnya semua pada hitam hitam” ucapnya lagi.

Dihubungi terpisah, Kasatpol Airud Polres Sukabumi, AKP Tenda Sukendar membenarkan bahwa puluhan orang yang diamankan oleh tim gabungan tersebut adalah warga negara asing.

Menurutnya, dari informasi yang didapat sementara, para penumpang yang diamankan terdiri dari orang Thailand (4 orang), India (1 orang), NTB (1 tekong), Bugis (1 tekong), dan Bangladesh (23 orang).

Ia menambahkan bahwa setelah pihaknya menerima laporan, mereka langsung berkordinasi dengan Satintelkam Satreskrim, Sabhara, Satpolairud dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Tegal Buleud untuk menjemput dan menahan para penumpang.

“Kejadian itu, setelah kita menerima laporan langsung koordinasi dengan Satintelkam Satreskrim, Sabhara, Satpolairud setelah itu meluncur ke Tegal buleud untuk tim gabungan untuk menjemput untuk diamankan ke polres,” singkatnya.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru