PM Israel: Tidak Ada Kata Damai dengan Palestina

- Redaksi

Kamis, 26 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Naftali Bennett. I Istimewa

Naftali Bennett. I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengatakan kepada nyt.com bahwa tidak akan ada perdamaian dengan Palestina.

Bennett juga menegaskan, pengepungan Israel di Gaza akan terus berlanjut selama kota tersebut masih dikuasai Hamas.

Ia memastikan, pembicaraan damai dengan Palestina tidak akan terjadi. Bennett mengaku khawatir pembicaraan damai akan membuat pemerintahannya terganggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koalisi pemerintahan Bennett terdiri atas kubu yang mendukung dan kontra terbentuknya negara Palestina. Bennett tidak ingin pembicaraan damai justru membuat pemerintahannya terpecah belah.

“Pemerintahan ini adalah pemerintahan yang akan membuat terobosan dramatis dalam perekonomian. Pemerintah ini tidak akan mencaplok atau membentuk negara Palestina. Saya perdana menteri dari semua orang Israel, dan apa yang saya lakukan sekarang adalah menemukan jalan tengah dan bagaimana kita bisa fokus pada apa yang kita sepakati,” ujar Bennett, dilansir Middle East Monitor, Kamis (26/8/2021).

Ia juga memastikan bahwa negaranya akan tetap memblokade Gaza selama Hamas masih berkuasa di wilayah tersebut, dan siap untuk terlibat perang dengan Hamas meskipun harus kehilangan dukungan dari empat anggota parlemen Arab.

“Saya akan melakukan apa yang diperlukan untuk mengamankan orang-orang saya. Saya tidak akan pernah melibatkan pertimbangan politik dalam keputusan terkait pertahanan dan keamanan,” kata dia.

Berita Terkait

Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina
Ini draf kesepakatan Iran – AS, termasuk soal aset US$ 12 Miliar
Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia
DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:04 WIB

Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:06 WIB

Ini draf kesepakatan Iran – AS, termasuk soal aset US$ 12 Miliar

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:09 WIB

Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Berita Terbaru

Dua pemain Timnas Palestina Rand Al Halawani dan Metalle Abu Dayyah - Ist

Internasional

Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina

Jumat, 5 Jun 2026 - 09:04 WIB