Ponpes Ryadutholibyah Parakansalak Sukabumi Terima Bantuan dari Kementerian PUPR

- Redaksi

Selasa, 3 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Pembangunan MCKdan IPAL. I Anry Wijaya

Proses Pembangunan MCKdan IPAL. I Anry Wijaya

SUKABUMIHEADLINES,com – Pondok Pesantren (Ponpes) Ryadutholibyah menerima bantuan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Bantuan tersebut ditujukan untuk pembangunan sarana prasarana sanitasi pendukung ponpes.

Adapun lingkup pekerjaan meliputi pembangunan mandi, cuci, kakus (MCK), tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian. Kemudian, instalasi pengolahan air limbah domestik (IPAL) dengan alokasi anggaran senilai Rp200 juta.

Kepala Ponpes Ryadutholibyah, H Aja Sasmita, di kediamannya di Kampung Lebakpicung RT 01/08 Desa Lebaksari, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membenarkan adanya bantuan tersebut pada Selasa (3/8/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan Dana
Proses Pembangunan MCKdan IPAL. I Anry Wijaya

Diakui Aja, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi lembaga yang dipimpinnya karena kondisi sebelumnya ponpes terkendala dalam hal penyediaan sanitasi dan air bersih.

“Benar, ada bantuan fasilitas MCK dan IPAL. Alhamdulilah, berkat doa semuanya dan  77 santri yang kami didik, Ponpes Ryadutholibyah bisa mendapat bantuan senilai Rp200 juta dari dana APBN melalui lembaga pendidikan keagamaan (LPK)” jelas Aja kepada sukabumiheadlines.com. [adv]

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru

Selfi Nafilah tampil berhijab - Instagram

Hikmah

Artis asal Sukabumi diselimuti duka

Selasa, 28 Jul 2026 - 02:23 WIB

Puncak Habibie terbakar - Ist

Sukabumi

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB