Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit - sukabumiheadline.com

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan dirinya ingin mengembangkan komoditas kelapa sawit. Bagi Prabowo, kelapa sawit adalah “tanaman ajaib” yang bisa diolah menjadi berbagai produk.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026).

Prabowo juga menyinggung pihak tertentu yang disebutnya “nyinyir” tentang kelapa sawit. Menurut Prabowo, keinginannya untuk menanam kelapa sawit semata untuk rakyat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo menyebut banyak pemimin negara lain yang tertarik dengan kelapa sawit Indonesia. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, selama berkunjung ke luar negeri, banyak pemimpin negara yang meminta pasokan kelapa sawit dari Indonesia.

“Kenapa kelapa sawit saya katakan miracle crop (tanaman ajaib)? Ada kelompok nyinyir, kenapa kelapa sawit? Prabowo mau bikin kelapa sawit? Ya, untuk rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Membanding volume panen tanaman perkebunan di Sukabumi, teh tak lagi juara dunia

“Karena kelapa sawit itu, tidak hanya untuk minyak goreng. Saya ke keliling dunia, hampir semua pemimpin minta ke saya, kami mohon Indonesia tolong suplai kelapa sawit, CPO.”

Ilustrasi buah kelapa sawit - sukabumiheadline.com
Ilustrasi buah kelapa sawit – sukabumiheadline.com

Prabowo menambahkan, kelapa sawit dapat dikembangkan di Indonesia menjadi bahan bakar baru. Pengembanag kelapa sawit pun disebutnya bisa membantu Indonesia swasembada dan tidak tergantung pasokan energi dari luar negeri.

“Kita bisa bikin solar, jadi kita nanti biodiesel, biosolar itu akan membuat kita bebas dari ketergantungan luar. Ya yang mau pakai bensin terus, silakan,” katanya.

Selain itu, Prabowo menilai kelapa sawit sebagai komoditas yang strategis. Kelapa sawit disebutnya dapat diolah sebagai bahan baku cat, sabun, bahan makanan, hingga bahan bakar.

Dikomentari PDIP

Ilustrasi petani sawit di perkebunan kelapa sawit - sukabumiheadline.com
Ilustrasi petani sawit di perkebunan kelapa sawit – sukabumiheadline.com

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat , merespons pernyataan Presiden Prabowo menyebut sawit sebagai tanaman ajaib. Djarot menilai, kelapa sawit memang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga :  Menghitung nasib petani dan kebun Sawit di Sukabumi setelah keluar SE Gubernur Jabar

Khususnya sebagai salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tetap memperhatikan aspek keberlanjutan, tata kelola perkebunan.

Pernyataan itu disampaikan Djarot Saiful Hidayat, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). Djarot memberi saran gencar melakukan penghijauan kembali dengan menanam berbagai tanaman.

“Apakah kita perlu moratorium untuk penghentian penanaman kelapa sawit? Atau kita perlu melakukannya secara masif? Gitu aja logikanya,” kata Djarot.

Ia juga meminta untuk berkaca pada bencana banjir Sumatera tahun lalu. Bahkan, dampak sosial yang ditimbulkan dari ekspansi industri sawit.

“Kita juga perlu berkaca ke bencana di Sumatera, yang salah satunya disebabkan alih fungsi lahan hutan menjadi sawit dan pertambangan. Ini juga harus dihitung,” imbuhnya.

Berita Terkait

Aktivis KontraS disiram air keras, Yusril: Serangan pada demokrasi
Dapur MBG wajib unggah menu, kadar gizi dan harga di medsos setiap hari
TB Hasanuddin: Kalau memang perjuangkan kemerdekaan Palestina, ajak dong gabung BoP
1 Tahun Dedi-Erwan: Tingkat kepuasan kinerja KDM sangat tinggi, terendah di Sukabumi
Hariqo Wibawa: Tak ada toleransi bagi SPPG mark up harga bahan baku MBG
Viral! Bupati Nias Utara sujud di depan pejabat pusat: Kami capek miskin, pak
Baznas lapor kirim bantuan ke Palestina bikin Prabowo terharu
Indonesia gabung BoP Donald Trump, Ketua MPR: Bisa keluar kapan saja

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:22 WIB

Aktivis KontraS disiram air keras, Yusril: Serangan pada demokrasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 03:23 WIB

Dapur MBG wajib unggah menu, kadar gizi dan harga di medsos setiap hari

Senin, 9 Maret 2026 - 20:26 WIB

TB Hasanuddin: Kalau memang perjuangkan kemerdekaan Palestina, ajak dong gabung BoP

Senin, 9 Maret 2026 - 03:24 WIB

1 Tahun Dedi-Erwan: Tingkat kepuasan kinerja KDM sangat tinggi, terendah di Sukabumi

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:47 WIB

Hariqo Wibawa: Tak ada toleransi bagi SPPG mark up harga bahan baku MBG

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131