Pro Kontra Warna Seragam akan Diubah (lagi), 5 Satpam di Sukabumi Menolak Krem

- Redaksi

Sabtu, 15 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seragam Satpam berlaku saat ini. l Ade Yosca Baharetha

Seragam Satpam berlaku saat ini. l Ade Yosca Baharetha

SUKABUMIHEADLINES.com I Warna seragam Satuan Pengamanan (Satpam) akan diubah dari warna cokelat mirip seragam polisi menjadi krem. Proses perubahan warna seragam itu dilakukan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selaku pembina.

Diberitakan sebelumnya, pada September 2020 lalu, seragam Satpam diubah dari putih biru menjadi cokelat dan cokelat tua, seperti halnya seragam anggota kepolisian, agar dapat menumbuhkan kebanggaan profesi serta menumbuhkan kedekatan emosional dengan Polri.

Selain itu, warna coklat juga dipilih lantaran warna tersebut dinilai netral dan identik dengan warna-warna elemen bumi, seperti tanah, kayu, dan batu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan tetapi, baru-baru ini, seragam Satpam disebut akan diubah lagi. Hal tersebut menimbulkan beberapa opini dari Satpam yang bertugas di perusahaan-perusahaan yang berada di Kabupaten Sukabumi.

Berikut lima pendapat mereka disampaikan kepada sukabumiheadlines.com, Sabtu (15/1/2022).

1. Wahyudin (37) Satpam PT Nina Venus

Nah menanggapi soal ini, saya pribadi merasa heran, karena yang mengubah kemarin yaitu dari pihak Polri, sekarang yang mengusulkan untuk diubah lagi masih dari Polri, tapi yang dilibatkan adalah masyarakat, dan banyak yang bilang masyarakat merasa terkecoh dengan seragam Satpam dengan polisi.

Saya mencoba bertanya ke masyarakat, masyarakat menanggapi soal seragam ini biasa-biasa saja, jadi ini masyarakat yang seperti apa yang mempermasalahkan soal seragam kami, atau betul masyarakat tapi dalam tanda kutip, secara pribadi saya gengsi dengan menggunakan seragam yang sekarang.

Jadi menurut saya, lebih baik menggunakan seragam Satpam yang awal supaya tidak ada polemik lagi seperti sekarang.

Baca Juga :  Ferdy Sambo Masih Anggota Polri, Ternyata Bandingnya Diterima

2. Ujang Suhendar (56) Komandan Satpam PT Nina Venus

Menurut saya mah, memang bagi kami tidak menuntut masalah seragam. Kami hanya mengikuti instruksi dari Polri, ya kami ikuti. Sekarang yang menuntut diganti lagi juga dari pihak kepolisian, kalau kayak gini udah aja kembali lagi ke seragam yang awal. Terus terang, tapi ini masih kayaknya, ini kecemburuan dari pihak tertentu saja. Contohnya saya sedang bertugas memakai seragam, terus di jalan ada polisi yang masih muda-muda lewat, terus mereka menunjukan sikap hormat layaknya atasan dengan bawahan, tapi tidak lihat saya ini siapa dan seragam yang saya pakai seragam apa. Tapi itu masih opini dari saya, dan rekan-rekan yang seprofesi sama.

Kalau masyarakat merasa kebingungan, masyarakat yang mana, masyarakat yang seperti apa, dan kalau ini jadi permasalahan kembalikan lagi ke seragam awal saja lah.

3. Dahlan (46) Satpam PT Doosan Parungkuda

Sebetulnya sih kalau mau seperti ini, ya udah ini aja, atau kalau mau diganti lagi mending ke asal biar ciri khasnya kita ada. Jangan sekarang katanya mau di ganti ke warna krem teu ngeunaheun nenjo na (tidak enak dilihat-red), lebih baik ke awal.

Kalau gak salah, dari pertama adanya satpam seragam ya putih biru. Sekarang pihak tertentu mengganti ke warna yang sekarang, nanti diubah ke krem udah nyaman dengan warna krem, pasti nanti tuh diganti lagi.

Baca Juga :  Mahfud MD: Ada Jenderal Bintang Tiga Ancam Mundur dari Polri Jika Sambo Tidak Tersangka

Menanggapi soal masyarakat yang kebingungan soal seragam ini, mungkin, besar kemungkinan ada segelintir orang atau oknum yang merasa ketakutan pada saat di jalan dengan kita menggunakan seragam yang hampir sama dengan polisi. Nakut-nakutin istilahnya mah, tapi kan gak semua. Mungkin juga karena tidak bisa membedakan, tapi kan di seragam kita ada logo sekuritinya, dan sepertinya masyarakat yang mengira kita sebagai polisi itu yang mempunyai kendaraan tanpa surat-surat atau bodong, jadi akhirnya pada ketakutan.

Intinya sih mending balik lagi ke awal, soalnya baru juga kemarin diganti sekarang sudah mau diganti lagi. Pihak perusahaan pastinya bertanya-tanya baru juga kemarin ganti sekarang sudah ganti lagi.

4. Panio Sugiono (50) Satpam PT Doosan Parungkuda

Dari awalnya ada satpam kurang lebih 41 tahunan lah, satpam itu identik dengan putih biru tua, atau baju biru tua celana biru tua. Jadi kalau sekarang mau diganti lagi itu kenapa, alasannya apa, harus jelas dulu, soalnya saya juga merasa lebih percaya diri dengan seragam lama.

Sekarang mau krem, duh merasa kurang gagah aja dilihatnya. Terus jangan sampai nanti udah diganti ke krem ganti lagi.

5. Budianto (45) Satpam PT Aplha Toys Indonesia

Kalau sebagai pekerja kita mengikuti baiknya, tapi memang mestinya dibedakan seperti seragam yang dulu karena itu membuat saya merasa lebih cocok.

Untuk model sekarang kan sama dengan polisi yah, jadi agak sedikit kurang percaya diri dan kurang merasa bangga, tapi di sisi lain juga ada yang bangga juga. Pribadi saya sih canggung karena tidak memiliki ciri khas sendiri. Keinginan mah jangan disamakan lah.

Berita Terkait

Wisatawan Pantai Minajaya Sukabumi protes HTM Rp12.000/orang, benarkah sesuai Perda No. 15/2023?
Habis BBM, remaja 16 tahun asal Kebonpedes Sukabumi curi dua motor sehari di Yogyakarta
Biayai LSM tapi nihil, ortu ingin kasus Siti Ulfah TKW asal Sukabumi jadi pembelajaran
Pesan untuk wanita Sukabumi dari Siti Ulfah, TKW asal Lembursitu dianiaya majikan di Arab Saudi
Mau mudik ke Palabuhanratu Sukabumi, warga Tangerang mendadak pingsan di Bogor
Alhamdulillah Siti Ulfah, TKW asal Sukabumi dianiaya majikan akhirnya Lebaran di rumah
Digrebek suami saat tanpa busana, polisi selingkuh dengan pegawai Dishub Kabupaten Sukabumi
Terjebak macet Sukabumi? Ke Rest Area Tol Bocimi Seksi 2 dan Masjid Raudhatul Irfan aja

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 00:01 WIB

Wisatawan Pantai Minajaya Sukabumi protes HTM Rp12.000/orang, benarkah sesuai Perda No. 15/2023?

Selasa, 1 April 2025 - 08:30 WIB

Biayai LSM tapi nihil, ortu ingin kasus Siti Ulfah TKW asal Sukabumi jadi pembelajaran

Selasa, 1 April 2025 - 01:34 WIB

Pesan untuk wanita Sukabumi dari Siti Ulfah, TKW asal Lembursitu dianiaya majikan di Arab Saudi

Senin, 31 Maret 2025 - 01:29 WIB

Mau mudik ke Palabuhanratu Sukabumi, warga Tangerang mendadak pingsan di Bogor

Minggu, 30 Maret 2025 - 17:09 WIB

Alhamdulillah Siti Ulfah, TKW asal Sukabumi dianiaya majikan akhirnya Lebaran di rumah

Berita Terbaru

Bojan Hodak dan Gustavo Franca merayakan gol - Persib

Olahraga

3 laga penentuan! Catat jadwal Persib Bandung April 2025

Jumat, 4 Apr 2025 - 10:00 WIB