Profil dan Agama Monique Rijkers, Wanita Kelahiran Makassar Pro Israel dan Yahudi

- Redaksi

Kamis, 26 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Monique Rijkers, wanita kelahiran Makassar pro Israel dan Yahudi. l Instagram Monique Rijkers

Monique Rijkers, wanita kelahiran Makassar pro Israel dan Yahudi. l Instagram Monique Rijkers

sukabumiheadline.com – Monique Rijkers adalah seorang aktivis pro Israel dan Yahudi asal Indonesia. Mengutip Wikipedia, wanita ini memiliki keturunan Yahudi dan lahir di Makassar, Sulawesi Selatan.

Namun demikian, tidak ada keterangan tanggal an tahun lahir wanita yang mendirikan organisasi nirlaba Hadassah of Indonesia itu, sebuah yayasan yang mengedukasi tentang keberagaman khususnya terkait Yahudi dan Israel.

Diketahui, Monique Rijkers juga berdarah Manado, Sulawesi Utara yang bermarga Rondonuwu-Mandagie dan menetap di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

709192 720
Benjamin Netanyahu dan Monique Rijkers. l Istimewa

Sebagai aktivis pro Yahudi, ia diketahui memamerkan pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada Oktober 2017 dalam acara Christian Media Summit.

Sosok Monique Rijkers kian dikenal sebagai pro Yahudi setelah salah satu pengurus dari kanal Youtube FaktaIsrael itu tampil sebagai pembicara di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun milik AS Panji Gumilang di Indramayu, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

1222933 720
Monique Rijkers saat berbisik Ponpes Al Zaitun. l Istimewa

Profil dan Agama Monique Rijkers 

Informasi dihimpun, Monique Rijkers yang disebut beragama Kristen ini pernah menempuh pendidikan industrial mikrobiologi di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.

Baca Juga :  Cerita Wanita Sukabumi Penyintas Bencana, 5 Tahun di Huntara Berbagi Dapur untuk Tidur dan Belajar Anak

Namun, meskipun ia merupakan mahasiswa jurusan industrial mikrobiologi, Rijkers sangat aktif dan menekuni dunia jurnalistik.

Seperti dijelaskan dalam deskripsi di profil Linkedin-nya, ia menekuni jurnalisme selama 14 tahun dan telah mendapatkan 10 penghargaan di bidang yang digelutinya itu.

Monique Rijkers juga mengaku bahwa dirinya telah mengunjungi 36 negara, termasuk Ekspedisi Jalan Sutra, Tour Yahudi di Polandia dan Praha, serta 3 kali ke Israel.

IMG 20231026 235511
Monique Rijkers. l Istimewa

“Saya adalah seorang jurnalis selama 14 tahun dan Tuhan memberkati saya dengan 10 penghargaan sebagai jurnalis. Telah mengunjungi 36 negara, termasuk Ekspedisi Jalan Sutra, Tour Yahudi di Polandia dan Praha, 3 kali ke Israel dan Saya menantikan untuk pergi ke Perjalanan Rasul,” tulisnya.

Selain itu, Rijkers juga pernah memprakarsai Festival Film Toleransi Ketiga, serta turut menjadi produser dalam film pendek dokumenter animasi tentang Alfred Munzer yang diselamatkan oleh sebuah keluarga Indonesia di Belanda selama masa pendudukan Nazi.

Pada 2018, saat pemerintah Israel melarang turis Indonesia masuk ke negara Zionis itu, salah satu yang menyayangkan kebijakan Israel itu antara lain Monique Rijkers, empat kali berkunjung ke Israel baik melalui pintu masuk Tel Aviv, Kairo Mesir atau Amman Yordania.

Baca Juga :  Wintang Dyah Kumala Sakti, Mojang Sunda di Pentas Proliga, Hijaber yang Juga Anggota TNI

Dikutip dari halaman Linkedin Monique Rijkers, ia menganggap bahwa dirinya adalah seorang Esther di zaman modern di Indonesia.

“Esther tinggal di Persia dan Saya tinggal di Indonesia, negara Muslim terbesar di dunia. Kami berdua menghadapi keadaan yang sama, dan Tuhan telah menempatkan kami tepat ‘untuk saat seperti ini’ (Ester 4:14). Saya menganggap diri saya sebagai ‘Esther’ di zaman modern di Indonesia.

Hadassah of Indonesia 

Diberitakan haaretz.com, Hadassah of Indonesia merupakan organisasi yang didedikasikan untuk memberikan informasi kepada masyarakat Indonesia terkait Israel, orang-orang Yahudi, dan sejarah Holocaust melalui perjumpaan budaya dan perjalanan ke Israel.

Nama hadassah sendiri diambil dari Alkitab yang dalam bahasa Ibrani berarti Esther.

Sementara, mengutip dari halaman Linkedin milik Monique Rijkers, Ia mengeklaim jika dirinya seorang Esther Indonesia di zaman modern.

“Esther tinggal di Persia dan Saya tinggal di Indonesia, negara Muslim terbesar di dunia. Kami berdua menghadapi keadaan yang sama, dan Tuhan telah menempatkan kami tepat ‘untuk saat seperti ini’ (Ester 4:14). Saya menganggap diri saya sebagai ‘Esther’ di zaman modern di Indonesia.

Berita Terkait

Sejarah Gedung Sate: Nama awal, data teknis hingga konsep arsitektur
Bolehkah shalat Tahajud tanpa tidur terlebih dulu? Begini maknanya menurut ulama
Perempuan dan wanita dalam terjemahan AlQuran: Islam realisasikan kesetaraan gender
Beda hukum mencukur bulu kemaluan dan pangkas habis jenggot dalam Islam
Ulama harus jadi garda terdepan, Fatwa MUI: Haram buang sampah ke sungai, danau, laut
Ruben Onsu kian dekat dengan Sukabumi, ini momen belajar agama di Ponpes Darul Habib
Haram! Islam melarang menjual rambut yang sudah dipotong
Dilaknat! Hukum mencukur bulu alis menurut Islam

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 14:48 WIB

Sejarah Gedung Sate: Nama awal, data teknis hingga konsep arsitektur

Jumat, 28 November 2025 - 18:29 WIB

Bolehkah shalat Tahajud tanpa tidur terlebih dulu? Begini maknanya menurut ulama

Jumat, 28 November 2025 - 12:33 WIB

Perempuan dan wanita dalam terjemahan AlQuran: Islam realisasikan kesetaraan gender

Kamis, 27 November 2025 - 16:00 WIB

Beda hukum mencukur bulu kemaluan dan pangkas habis jenggot dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 - 10:46 WIB

Ulama harus jadi garda terdepan, Fatwa MUI: Haram buang sampah ke sungai, danau, laut

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Kades garda terdepan pemerintahan

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:04 WIB

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol dan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki - Ayep Zaki

Eksekutif

Menteri LH Hanif Faisol tegur Wali Kota Sukabumi

Sabtu, 29 Nov 2025 - 19:47 WIB