Qatar dan Mesir akan Danai Rekonstruksi Gaza

- Redaksi

Senin, 27 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Qatar akan mendanai rekonstruksi Kota Gaza I Istimewa

Qatar akan mendanai rekonstruksi Kota Gaza I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l GAZA – Qatar akan mendanai rekonstruksi Kota Gaza. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat senior perumahan Palestina pada Ahad (27/9/2021).

Gaza yang dikelola oleh faksi politik Hamas melaporkan sekitar 2.200 kehancuran rumah warga selama serangan yang berlangsung selama 11 hari. Sementara, ada 37.000 rumah maupun bangunan lainnya yang rusak di wilayah tersebut, akibat serangan Israel pada Mei.

Rekonstruksi akan dimulai pekan pertama Oktober, menggunakan bantuan dari Qatar. Wakil Menteri Perumahan dan Pekerjaan Umum Gaza, Naji Sarhan mengatakan sekitar 1.800 rumah hancur atau rusak akan dibangun kembali pada tahap pertama pekerjaan rekonstruksi dimulai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejumlah keterbatasan dalam proses perbaikan ini, sebuat dia, di antaranya adalah karena Israel mencabut beberapa pembatasan masuknya produk baja dan semen ke Gaza dalam beberapa hari terakhir,“ kata Naji Sarhan dilansir republika.co.id.

Namun, pada pekan lalu, Mesir membantu perbaikan di sepanjang jalan utama di wilayah tersebut, yang merupakan bagian dari rencana lebih luas untuk mengubah infrastruktur.

Setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada 21 Mei, yang dimediasi Mesir, akses ke dana dan bahan rekonstruksi telah menjadi tuntutan utama Hamas.

Sebelumnya, pembatasan bahan bangunan yang memasuki wilayah itu dilakukan Israel karena mensinyalir Hamas menggunakannya untuk membuat senjata untuk melancarkan serangan.

Menurut kesepakatan antara PBB dan Qatar, Israel mengizinkan sekitar 20 juta dolar AS bantuan dari negara Teluk tersebut memasuki Gaza bulan ini.

Pencairan itu akan diikuti oleh 50 juta dolar AS dari dana Qatar yang dialokasikan untuk membangun kembali rumah-rumah.

Untuk merekonstruksi Gaza, diperkirakan butuh dana sebesar 479 juta dolar AS. Dana sebesar itu dibutuhkan untuk membangun kembali rumah dan infrastruktur yang rusak dalam pertempuran Mei. Qatar dan Mesir masing-masing menjanjikan 500 juta dolar AS untuk rekonstruksi Gaza.

Pejabat Palestina mengatakan 250 orang, termasuk 66 anak-anak, tewas di Gaza dalam serangan udara Israel pada Mei. Sementara itu, pejabat Israel mengatakan 13 orang, termasuk dua anak-anak, tewas di Israel oleh roket-roket yang diluncurkan oleh Hamas.

Berita Terkait

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba
Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah
Daftar 8 WNI jadi tentara Rusia karena bergaji tinggi
Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina
Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Kamis, 10 September 2026 - 05:45 WIB

Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu

Selasa, 8 September 2026 - 23:30 WIB

Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina

Senin, 7 September 2026 - 05:23 WIB

Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB

Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah

Berita Terbaru

Striker Persib Bandung, Balsa Sekulic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Persija vs Persib: Maung kalah 2-1

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:32 WIB

Ilustrasi air minum dalam kemasan (AMDK) - sukabumiheadline.com

Bisnis

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:17 WIB

Menara kembar WTC meledak pada peristiwa New York 11 September - Ist

Internasional

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:30 WIB