Rebahan di Bibir Pantai Pamunguan Ciracap Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 8 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Pamunguan atau Pantai Panganten. l Istimewa

Pantai Pamunguan atau Pantai Panganten. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIRACAP – Satu lagi pantai di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang pesonanya tidak kalah dengan spot spot lainnya di sepanjang pesisir selatan pulau Jawa.

Pantai Pamunguan, berada di Desa Puswasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Pantai ini juga populer dengan nama Pantai Panganten.

Konon, nama Pantai Panganten karena di lokasi pantai yang indah ini terdapat dua batu besar berdampingan layaknya sepasang pengantin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

IMG 20220708 054540
Pantai Pamunguan atau Pantai Panganten. l Istimewa

Pantai ini cukup terkenal baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal itu karena pantai ini memiliki daya tarik tersendiri serta keunikan yang tidak ada di beberapa pantai lainnya.

Baca Juga :  Menganiaya Pria yang Menyerangnya, Pria Bantargadung Sukabumi Jadi Tersangka

Selama berwisata ke Pantai Pamunguan, Anda bisa menikmati beragam keindahan, seperti rebahan di atas hamparan pasir silika.

“Harus ke sini. Cocok banget buat yang suka dengan pantai yang belum terlalu ramai pengunjung. Destinasi recommended yang harus dikunjungi di Sukabumi,” kata Sri Yulia Sopandi, salah seorang pengunjung, dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (8/7/2022).

IMG 20220708 054926
Pantai Pamunguan atau Pantai Panganten. l Istimewa

Di pantai ini, Anda juga bisa bermain surfing, atau sekadar menikmati pemandangan menawan, sunrise dan sunset.

Namun sayangnya, akses jalan menuju pantai ini memang relatif tidak bagus, sehingga banyak dikeluhkan para wisatawan.

Baca Juga :  Jalan-jalan Irit ala Komunitas Backpacker Sukabumi

“Pantainya sih bagus. Cuma sayang, akses jalannya yang kurang bagus,” kata pengunjung lainnya, Away Fatahilah.

Namun, tentunya jengkel para wisatawan akan kondisi akses jalan sedikit terobati dengan pemandangan pantai yang satu ini. Sehingga tak heran, keindahan pantainya yang relatif masih tersembunyi ini, tetap selaku dikunjungi wisatawan.

Berita Terkait

Hybrid parenting: Ortu Gen Z tinggalkan pola asuh lama, lebih fleksibel dan realistis
Jurusan di SMK sumbang pengangguran terbesar padahal paling digemari
Bus Sukabumi-Bali: Rute, tarif dan tips
5+2 buah yang baik untuk kesehatan jantung dan lambung dan tips konsumsi
Tren kerudung 2026: Warna, bahan dan desain, dari olive green hingga cloud dancer
Inspirasi dari Mayang, konten kreator asal Sukabumi memilih resign dari pramugari
Sejarah, profil, pemilik RS Betha Medika Cisaat Sukabumi plus layanan dan tarif
5+1 khasiat daun beluntas obati diabetes, keputihan hingga reumatik, bukan sekadar pagar

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:09 WIB

Hybrid parenting: Ortu Gen Z tinggalkan pola asuh lama, lebih fleksibel dan realistis

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:04 WIB

Jurusan di SMK sumbang pengangguran terbesar padahal paling digemari

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:08 WIB

Bus Sukabumi-Bali: Rute, tarif dan tips

Selasa, 17 Februari 2026 - 13:00 WIB

5+2 buah yang baik untuk kesehatan jantung dan lambung dan tips konsumsi

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:44 WIB

Tren kerudung 2026: Warna, bahan dan desain, dari olive green hingga cloud dancer

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131