Respons Israel, OKI akan bentuk NATO versi negara Muslim

- Redaksi

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKI adalah organisasi internasional yang terdiri dari 57 negara anggota. OKI rutin menggelar pertemuan setiap tahun. Sejarah berdirinya OKI berawal dar pembakaran Masjid Al-Aqsa di Yerusalem - AFP PHOTO / YASIN AKGUL

OKI adalah organisasi internasional yang terdiri dari 57 negara anggota. OKI rutin menggelar pertemuan setiap tahun. Sejarah berdirinya OKI berawal dar pembakaran Masjid Al-Aqsa di Yerusalem - AFP PHOTO / YASIN AKGUL

sukabumiheadline.com – Seruan untuk membentuk aliansi pertahanan bersama negara-negara Muslim makin menguat menyusul serangan Israel ke sebuah kompleks perumahan di Doha yang menewaskan lima anggota Hamas dan seorang petugas keamanan Qatar.

Dalam pertemuan darurat Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Qatar pada Senin (15/9/2025), Mesir dan Iran tampil di garis depan mendorong lahirnya pakta militer sejenis NATO di kawasan Timur Tengah.

Inisiatif ini dinilai sebagai langkah paling serius dalam beberapa dekade terakhir menuju pembentukan perjanjian pertahanan kolektif di dunia Islam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Latar belakangnya adalah eskalasi serangan Israel, mulai dari rentetan serangan terhadap target Iran awal tahun ini, operasi militer yang masih berlangsung di Gaza, hingga serangan terbaru ke ibu kota Qatar yang selama ini berperan sebagai mediator konflik.

Adapun para pemimpin Muslim kini makin menyoroti Israel sebagai sumber instabilitas regional. Baik pejabat Arab maupun Iran memperingatkan bahwa tanpa langkah tegas, negara-negara Timur Tengah akan terus rentan terhadap operasi militer Israel di masa mendatang.

Pertemuan darurat OKI pun dipandang sebagai momentum krusial untuk menguji apakah seruan persatuan Muslim dapat diwujudkan dalam kerangka pertahanan bersama yang nyata.

Mesir, yang memiliki angkatan bersenjata terbesar di dunia Arab, mengajukan gagasan pembentukan komando militer gabungan berbasis di Kairo. Sementara itu, pejabat senior Iran mendorong lahirnya koalisi yang lebih luas.

Mohsen Rezaei, mantan komandan Garda Revolusi Iran, memperingatkan bahwa negara-negara seperti Arab Saudi, Turki, dan Irak bisa menjadi target berikutnya jika blok Muslim gagal bertindak tegas.

“Satu-satunya solusi adalah membentuk koalisi militer,” katanya, dilansir Newsweek.

Seruan serupa datang dari ulama senior Iran, Jalal Razavi-Mehr, yang mendesak pembentukan satu angkatan bersenjata Islam dengan doktrin pertahanan dan ofensif bersama.

Namun dari kalangan diplomasi, nada lebih hati-hati juga disuarakan. Mehdi Shoushtari dari Kementerian Luar Negeri Iran menyebut masih terlalu dini untuk memformalkan pakta semacam itu, tetapi mengakui kondisi sekarang “lebih kondusif dibanding masa lalu.”

Pakistan, satu-satunya negara Muslim yang memiliki senjata nuklir, turut mengajukan usulan pembentukan gugus tugas bersama untuk memantau tindakan Israel serta menyiapkan langkah pencegahan maupun ofensif secara terkoordinasi.

Jika berhasil diadopsi, pakta pertahanan Muslim bergaya NATO berpotensi mengubah peta keseimbangan kekuatan di Timur Tengah sekaligus menguji kembali peran Amerika Serikat sebagai penjamin keamanan regional.

Berita Terkait

Daftar 10 syarat dari Iran disetujui Donald Trump demi Selat Hormuz dibuka
PBB: Prajurit TNI di Lebanon tewas ditembak tank militer Israel
Donald Trump desak gencatan senjata, Iran tolak mentah-mentah
Innalillahi, dua prajurit TNI menyusul gugur diserang Israel
Anggota TNI gugur diserang pasukan Israel di Lebanon
No Kings! 8 juta warga AS demo kebijakan Donald Trump
Survei: Nilai politik luar negeri dan ekonomi Donald Trump anjlok di mata publik AS
Dihujat, Benjamin Netanyahu: Yesus Kristus tak lebih unggul atas Genghis Khan

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 22:12 WIB

Daftar 10 syarat dari Iran disetujui Donald Trump demi Selat Hormuz dibuka

Sabtu, 4 April 2026 - 19:06 WIB

Donald Trump desak gencatan senjata, Iran tolak mentah-mentah

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:04 WIB

Innalillahi, dua prajurit TNI menyusul gugur diserang Israel

Senin, 30 Maret 2026 - 15:14 WIB

Anggota TNI gugur diserang pasukan Israel di Lebanon

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:18 WIB

No Kings! 8 juta warga AS demo kebijakan Donald Trump

Berita Terbaru

Hari Hutan Internasional, Wamenhut Rohmat Marzuki tanam pohon di Sukabumi

Sukabumi

Hari Hutan Internasional, Wamenhut tanam pohon di Sukabumi

Kamis, 9 Apr 2026 - 08:00 WIB