SUKABUMIHEADLINE.com l Gerakan Pemuda (GP) Ansor Maja memperingatkan Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin bahwa mereka tidak akan segan-segan merontokkan gigi Novel Bamukmin yang berani menyenggol Menteri Agama sekaligus Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut).
“Sebelum tgl 11 April dan sesudahnya akun @AnsorMaja memilih diam krn tdk ingin memperumit masalah Negara ini dg hal remeh temeh. Tp, jika si Novel sdh memberi pernyataan spt ini. Novel tinggal pilih. Mau berapa Gigi lagi yg rontok?” cuit @AnsorMaja seperti dikutip sukabumiheadline.com, pada Sabtu (16/4/2022).
Cuitan GP Ansor Maka tersebut merespons Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin yang menyebut pengeroyokan yang dialami Ade Armando adalah balasan dari orang-orang yang selama ini merasa kebal hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, Novel juga mengingatkan pihak-pihak yang kerap mengolok-olok dan menghina Islam agar menjadikan kasus Ade Armando sebagai pelajaran.
Menurut Novel, jika para penista agama Islam tersebut merasa kebal hukum dipersilakan datang kepada massa aksi demo. Mereka yang kerap menghina Islam, menurut Novel, adalah Denny Siregar, Abu Janda, dan Menteri Agama Gus Yaqut. Mereka, lanjut Novel, juga akan menyusul seperti yang dialami Ade Armando.
“Ditunggu ya Denny Siregar, Abu Janda, dan Menteri Agama Gus Yaqut, siap-siap nyusul,” papar Novel.
Menanggapi pernyataan GP Ansor Maja, Novel menyebut orang orang yang disebutnya merasa punya dukungan, sehingga akan mengulangi perbuatannya.
“Oleh karena itu, (mereka-red) merasa punya dukungan dan makin menjadi-jadi,” jelasnya.
Novel lantas meminta Kepolisian bersikap lebih tegas kepada penista agama. Dia menegaskan bahwa Kepolisian harus segera menangkap penista agama. “Supaya tidak kembali membuat kegaduhan,” kata Novel.
Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, dosen Universitas Indonesia (UI) sekaligus pegiat media sosial (medsos) Ade Armando dihajar dan ditelanjangi oleh sejumlah orang di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.