sukabumiheadline.com – Kunyit, curcuma longa dalam bahasa Latin, adalah tanaman rempah dari Asia Tenggara yang rimpangnya kaya akan kurkumin, senyawa aktif dengan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba.
Selain sebagai bumbu masakan dan pewarna alami, kunyit digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan, nyeri, peradangan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh, dan dipercaya memiliki potensi antikanker.
Punya 1001 manfaat, membuat rempah yang satu ini banyak ditanam petani dan diburu para penjual. Di Kabupaten Sukabumi, sedikitnya petani di mmm kecamatan menanam kunyit. Berikut daftarnya dikutip sukabumiheadline.com, dari data Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dan Badan Pusat Statistik (BPS) 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Ciemas: 23.000 kg
- Ciracap: 1.000 kg
- Waluran: 2.150 kg
- Cibitung: 140 kg
- Jampang Kulon: 5.000 kg
- Cimanggu: 950 kg
- Kalibunder: 6.000 kg
- Cidolog: 20.000 kg
- Sagaranten: 5.000 kg
- Gidadap: 3.000 kg
- Curugkembar: 5.000 kg
- Pabuaran: 5.000 kg
- Lengkong: 50.000 kg
- Simpenan: 4.000 lg
- Warungkiara: 500 kg
- Bantargadung: 1.000 kg
- Purabaya: 15.000 kg
- Gikembar: 575 kg
- Gegerbitung: 92.609 kg
- Kebonpedes: 50 kg
- Cireunghas: 40.000 kg
- Sukalarang: 300 kg
- Kadudampit: 24.400 kg
- Cisaat: 300 kg
- Gunungguruh: 500 kg
- Nagrak: 1.300 kg
- Bojonggenteng: 1.500 kg
- Cisolok: 540 kg
Berdasarkan data di atas, total produksi kunyit di Kabupaten Sukabumi pada 2025 sebanyak 287.654 kg atau setara 28 ribu ton lebih. Jumlah tersebut naik ketimbang 2024 yang hanya 215.160 kg.
Namun untuk informasi, jumlah tersebut jauh di bawah produksi jahe yang mencapai lebih dari 1,4 juta kg pada periode yang sama. Baca selengkapnya: 28 kecamatan penghasil jahe di Sukabumi, 1,4 juta kg!
Mengenal karakteristik kunyit
Kunyit merupakan jenis tanaman herba menahun dari famili jahe-jahean (Zingiberaceae). Memiliki batang semu, daun memanjang, bunga majemuk, dan akar serabut. Bagian yang paling dimanfaatkan adalah rimpangnya yang berwarna oranye kekuningan dengan aroma khas.
Kunyit lazim dikenal sebagai bumbu masak, untuk memberi warna dan rasa pada masakan seperti gulai. Selain itu, biasa dijadikan sebagai bahan obat tradisional (jamu) untuk dikonsumsi sebagai minuman kesehatan atau ramuan herbal.
Sedangkan di dunia kecantikan, kunyit merupakan bahan kosmetik yang digunakan untuk perawatan kulit. Sementara itu di dunia pertanian, rempah yang satu ini dapat digunakan sebagai penolak semut alami untuk melindungi tanaman.
Kunyit juga mengandung kurkuminoid yang memberikan warna kuning dan sebagian besar manfaat kesehatan (antioksidan, anti-inflamasi). Senyawa lain dalam kunyit, adalah pati, lemak, protein, minyak atsiri, vitamin C, zat besi, fosfor, kalsium, dan lainnya.
Kunyit mengandung anti-inflamasi yang bermanfaat untuk meredakan peradangan seperti nyeri sendi (osteoarthritis), sakit tenggorokan, dan alergi.
Sementara itu, kandungan antioksidan pada kunyit bisa menetralkan radikal bebas dan membantu detoksifikasi t, membantu mengatasi maag, diare, dan masalah pencernaan lainnya, dan meredakan nyeri, termasuk nyeri haid.
Potensi lainnya, adalah antikanker. Kandungan kurkumin dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker. Kunyit juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh, membantu mengontrol gula darah, dan menjaga fungsi hati.
Penggunaan.









