Setelah Harga Naik, Emak-emak Sukabumi Heran Migor Kini Melimpah

- Redaksi

Kamis, 17 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l Sejumlah ibu rumah tangga di Kabupaten Sukabumi mengaku heran kini stok minyak goreng (migor) di sejumlah minimarket melimpah setelah sempat sulit diperoleh. Hal itu tidak lama setelah pemerintah mencabut subsidi.

Sebelumnya, sejumlah ibu rumah tangga di Sukabumi mengeluhkan mahal dan langkanya migor di hampir semua minimarket. Heni Andriani (35), warga Cicurug mengaku sempat kesulitan mendapatkan migor dalam waktu berbulan-bulan. “Susah banget. Ada juga merek Barco yang harganya 40 ribu Rupiah per liter,” katanya kepada sukabumiheadline.com, Rabu (16/3/2022).

Kini, ia justru mengaku heran, di minimarket melimpah migor kemasan 2 kg, dengan harga mulai Rp44 ribu hingga Rp50 ribu. Selain itu, ia mengaku heran sebab minyak goreng kemasan sulit ditemui ketika harganya masih Rp 14 ribu per liter. Namun setelah subsidi dicabut dan harganya menjadi Rp25 ribu per liter, stok minyak goreng kembali melimpah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait : Raup Rp1,1 Miliar, Wanita Penjual Minyak Goreng Palsu Dibekuk Polis

“Naik ya naik aja padahal, kenapa bikin susah dulu,” keluhnya.

Hal senada dikatakan Mia (46) warga Parungkuda. Menurutnya, beberapa pekan sebelumnya ia selalu kelimpungan mencari minyak goreng dengan HET termasuk di supermarket.

Menurut Mia, ketika harga masih Rp14 ribu per liter, migor langka, sehingga sulit diperoleh. Namun, setelah pemerintah mencabut subsidi, kini migor mudah diperoleh meskipun harganya naik signifikan.

“Sekarang malah banyak, tapi harganya mahal banget. Padahal sebelumnya harganya sekira Rp14 ribuan, sekarang harganya 25 ribu Rupiah dan barangnya melimpah,” tutur Mia.

Berita Terkait

Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun
Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang
Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi
Pemerintah wajibkan kreator konten punya NIB, ini penjelasan dan sanksi
Pemerintah bakal bagikan kompor listrik ke masyarakat, Bahlil usul Rp815,5 miliar
10 produk Israel yang dijual di Indonesia, kenali yuk!
Pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang bakal dikebut

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:50 WIB

Tessa Wijaya, kisah karier Wanita Sukabumi sebelum dirikan Xendit bernilai Rp14 triliun

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:47 WIB

Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%

Senin, 22 Juni 2026 - 07:20 WIB

Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:26 WIB

Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:39 WIB

Pemerintah wajibkan kreator konten punya NIB, ini penjelasan dan sanksi

Berita Terbaru

Ilustrasi menu Program MBG - sukabumiheadline.com

Nasional

4 kelompok prioritas penerima MBG diumumkan BGN

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:02 WIB