Setiap Hari Ribuan Kue Ali dari Parungkuda Sukabumi Dikirim ke Jakarta

- Redaksi

Sabtu, 18 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kueh ali atau kue cincin produksi Pipih.I Istimewa

Kueh ali atau kue cincin produksi Pipih.I Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com I PARUNGKUDA – Kue ali atau kue cincin adalah makanan tradisional khas Sunda, jawa Barat. Rasanya manis, sedikit kenyal tapi juga empuk. Nikmat jika disantap sebagai teman minum kopi atau teh panas.

Pipih (53), adalah seorang pembuat kue ali asal Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Setiap hari, ia memproduksi kueali untuk dikirim ke Jakarta. Disebut Pipih, dalam sehari ia bisa membuat hingga 3.000 buah kue ali, dan sudah berjalan selama empat tahun.

“Sehari bisa sampai 3.000 buah, untuk dikirim ke Jakarta,“ ujar Pipih kepada sukabumiheadline.com, Ahad (19/9/2021).

Dalam sebulan, dari hasil memproduksi kue ali, usahanya sudah beromset hingga Rp20 juta. Namun, sejak pandemi, Pipih mengaku pesanan dari Jakarta turut berkurang drastis.

Baca Juga :  Bocah Tenggelam di Pantai Kamboja Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia

“Pemesan dari Jakarta menurun drastis sejak pandemi. Jadi sekarang hanya berjualan di kampung saja dan kalau ada pesanan untuk pernikahan aja,“ tambah Pipih.

Pipih yakin, penganan khas Sunda tersebut akan tetap eksis meskipun digempur aneka macam donat. Bahkan, meskipun zaman sudah jauh lebih modern, kue yang terbuat dari tepung beras, gula merah dan gula pasir, serta santan, ini seolah tak pernah tergantikan.

Berita Terkait

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas
Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%
Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%
Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga
Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?
Mendirikan Koperasi Desa Merah Putih di Sukabumi? Begini mekanisme, skema dan usahanya
Klaim program Makan Bergizi Gratis luar biasa bagi ekonomi, Luhut: Kita semua terperangah
Pemprov Jawa Barat dapat uang fantastis setelah bebaskan utang pajak kendaraan

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 12:00 WIB

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas

Rabu, 2 April 2025 - 14:00 WIB

Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%

Rabu, 2 April 2025 - 01:24 WIB

Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:00 WIB

Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:00 WIB

Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?

Berita Terbaru