Singgung Sukabumi, alasan KDM cuek bencana di Purwakarta: Bupatina geus alus

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengunjungi Desa Pasir Munjul, Purwakarta - Istimewa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mengunjungi Desa Pasir Munjul, Purwakarta - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sebuah video berisi curhatan Kepala Desa Pasir Munjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Usep, meminta bantuan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk korban bencana pergerakan tanah viral di media sosial.

Video yang dibagikan Wakil Ketua DPRD Jabar, Ono Surono di media sosial Instagram pribadinya itu berisi permintaan dari Usep agar Dedi Mulyadi datang ke lokasi bencana dan membantu para korban.

Pada video lain, Usep mengaku bahwa pernyataannya meminta Dedi Mulyadi datang ke lokasi, merupakan perintah Ono Surono yang saat itu meninjau lokasi bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terbaru, saat Dedi Mulyadi mengunjungi desa tersebut, ia mengungkapkan alasan kenapa ia tidak turun langsung ke Pasir Munjul. Hal itu terungkap setelah Dedi Mulyadi mengunjungi desa yang dilanda bencana pergeseran tanah itu beberapa hari lalu.

“Jadi gini, pak kades, kenapa yang Purwakarta saya tidak langsung turun, karena saya ini pernah memimpin Purwakarta. Jangan sampai ada pemahaman gubernur teh NU diuruskeun Purwakarta wae,” kata Dedi Mulyadi kepada Usep, dikutip sukabumiheadline.com, Kamis (19/6/2025).

Nya abdi oge ngertos (ya saya juga mengerti – red),” jawab Usep.

Kan kudu nguruskeun Sukabumi. Purwakarta mah aing geus percaya, Bupatina alus (kan harus mengurus Sukabumi. Purwakarta saya percaya, bupatinya bagus – red),” kata Dedi Mulyadi sambil menunjuk Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang menemaninya dalam kunjungan tersebut.

Kulantaran geus percaya bupatina alus, ya sudah cukup ku bupati diurus (karena sudah percaya bupatinya –Purwakarta– bagus, ya sudah cukup sama bupati – red),” yakin dia.

Berita Terkait

Pemprov Jawa Barat akan perangi LGBTQ
Warga Sukabumi wajib tahu, begini 3 cara mudah lapor jalan rusak secara online
Profil Pipit Rismanto: Polisi pembasmi tambang ilegal resmi jabat Kapolda Jabar
DPRD Jabar bahas usulan ganti nama Jawa Barat Jadi Provinsi Sunda
Termasuk Sukabumi, daftar 12 kota dan kabupaten di Jawa Barat punya kapolres baru
Sayembara Rp250 juta dari KDM: Hadiah temukan Taufik Hidayat, DPO sekap dan aniaya pacar
KDM siapkan dua skenario ini perbaiki jalan desa yang rusak
Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pemprov Jawa Barat akan perangi LGBTQ

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:41 WIB

Warga Sukabumi wajib tahu, begini 3 cara mudah lapor jalan rusak secara online

Senin, 6 Juli 2026 - 01:22 WIB

Profil Pipit Rismanto: Polisi pembasmi tambang ilegal resmi jabat Kapolda Jabar

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:43 WIB

DPRD Jabar bahas usulan ganti nama Jawa Barat Jadi Provinsi Sunda

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:34 WIB

Termasuk Sukabumi, daftar 12 kota dan kabupaten di Jawa Barat punya kapolres baru

Berita Terbaru

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Program KDMK kerjasama dengan UI agar kepala desa naik kelas

Rabu, 15 Jul 2026 - 02:25 WIB