Siti Malang, Anak Semata Wayang asal Cimanggu Sukabumi Bocor Jantung

- Redaksi

Senin, 17 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Nurhasanah. l Istimewa

Siti Nurhasanah. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Nasib malang dialami Siti Nurhasanah, remaja 13 tahun warga Desa Boregah Indah, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, itu sudah sejak tiga tahun lalu divonis menderita bocor jantung.

Menurut Demmy Pratama, salah seorang pegiat sosial dari Komunitas Sukabumi Walagri, segala upaya sudah dilakukan orang tua Nur untuk menyembuhkan anak gadisnya itu. Tak hanya harus meminjam kanan kiri, bahkan, barang barang miliknya sudah dijual untuk mengobati penyakit anak semata wayangnya itu.

“Untuk check-up dan bolak balik ke RS Hasan Sadikin Bandung, termasuk untuk biaya pengobatan selama ini,” kata Demmy kepada sukabumiheadline.com, Senin (17/1/2022).

Baca Juga :  Rusak Parah Jalan Kabupaten di Jampang Tengah Sukabumi, Mirip Dodol Cumolek

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga kini Nur tak juga kunjung sembuh. Hal itu, kata Demmy, karena untuk pengobatan terhambat biaya. “Karenanya, kondisi Nur saat ini semakin memburuk. Nur akan dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung,” tambah dia.

Untuk itu, kepada para dermawan Demmy berharap agar bisa membantu biaya pengobatan Nur, melalui: Rekening atas nama:
Sukabumi Walagri
BRI : 702401017630534
BJB : 0115927507100

“Saat ini Nur tengah terbaring lemah di RSUD Jampang Kulon untuk memulihkan kondisinya sebelum di bawa ke Bandung,” tandasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong pemerintah genjot PAD
Kisah Umar, ojol asal Sukabumi tulang punggung keluarga: Patah tulang dada dan rahang
Identitas ojol asal Sukabumi dilindas mobil Rantis Brimob, satu tewas
Remaja putri asal Sukabumi laporkan Habib Kwitang dan WNA Arab Saudi ke Bareskrim Polri
Kemenko PMK temukan masalah baru di Sukabumi ketika renovasi rumah keluarga Raya
Dedi Mulyadi: Bupati Sukabumi sulit dihubungi, tapi problemnya banyak sekali
Pelajar Sukabumi menjerit ke KDM, setiap hari ke sekolah bertaruh nyawa
Nangis karena dipingpong, pengakuan relawan urus balita Sukabumi meninggal sebab cacingan akut

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:28 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong pemerintah genjot PAD

Jumat, 29 Agustus 2025 - 13:45 WIB

Kisah Umar, ojol asal Sukabumi tulang punggung keluarga: Patah tulang dada dan rahang

Jumat, 29 Agustus 2025 - 00:04 WIB

Identitas ojol asal Sukabumi dilindas mobil Rantis Brimob, satu tewas

Kamis, 28 Agustus 2025 - 12:08 WIB

Remaja putri asal Sukabumi laporkan Habib Kwitang dan WNA Arab Saudi ke Bareskrim Polri

Rabu, 27 Agustus 2025 - 23:40 WIB

Kemenko PMK temukan masalah baru di Sukabumi ketika renovasi rumah keluarga Raya

Berita Terbaru

Uya Kuya dan Eko Patrio - Ist

Daerah

Giliran rumah Eko Patrio dan Uya Kuya dijarah massa

Minggu, 31 Agu 2025 - 00:09 WIB

Rumah politisi Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara dikepung akibat kemarahan massa yang diduga atas ucapannya yang menjadi viral di media sosial - Ist

Daerah

Rumah Ahmad Sahroni dikepung massa, isinya dijarah

Sabtu, 30 Agu 2025 - 18:42 WIB

Penutupan Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2025 dan Pembukaan Masa Sidang Kedua Tahun Sidang 2025 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong pemerintah genjot PAD

Sabtu, 30 Agu 2025 - 15:28 WIB