Soal Pelik Tukang Ojek di Parungkuda Sukabumi, Motor Baru Seminggu Ditipu Pria Ngaku Buser

- Redaksi

Minggu, 25 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepeda motor hilang milik Ujang Solihin. l Alfiqri

Sepeda motor hilang milik Ujang Solihin. l Alfiqri

SUKABUMIHEADLINE.com l PARUNGKUDA – Takdir orang tidak ada yang tahu, seberapa sempurna rencana hidup disusun, namun Tuhan juga yang menentukan.

Seperti halnya dialami Ujang Solihin, seorang ayah yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan di Parungkuda, harus kehilangan sepeda motor yang belum lama dibelinya.

Malangnya, sepeda motor yang masih pelat putih F 2514 XX itu pun lenyap digondol penipu. Padahal, STNK dan pelat nomor hitamnya pun belum dikeluarkan pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Malangnya lagi, selain sepeda motor hilang, Ujang juga menyimpan surat-surat sementara sepeda motornya berikut dompet berisi uang Rp250 ribu miliknya di bagasi motornya.

Menurut salah seorang anaknya, Alfiqri, ayahnya tersebut kehilangan sepeda motor jenis Yamaha Mio Gear 2022, pada Kamis (22/9/2022) dinihari.

“Kehilangannya dua hari lalu, Kamis. Jadi bapak saya seperti dihipnotis,” kata Alfiqri kepada sukabumiheadline.com, Ahad (25/9/2022) dinihari.

Menurutnya, kejadian berawal ketika bapaknya tengah mangkal di pangkalan ojek Stasiun KA Parungkuda. Kemudian, datang seorang pria berbadan tegak dan mengaku seorang dari Tim Biru Sergap (Buser) menghampirinya dan meminta diantar ke arah Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak.

Kepada Ujang, tambah Alfiqri, pria tersebut mengaku tengah memburu penampung besi bekas hasil curian.

“Jadi ngakunya Buser. Mungkin bapak saya percaya aja karena melihat perawakannya meyakinkan,” kata warga Kampung/Desa/Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu.

Namun, setibanya di Bojonglongok, pria tersebut meminta diantar lagi tujuan Gang Metro, Desa/Kecamatan Parungkuda.

Setibanya di Gang Metro, di sebuah penampungan barang bekas, pria tersebut berbicara sebentar dengan pemilik barang bekas.

“Setelah itu, pria tersebut izin mengecek sebentar ke arah Cicurug dan meminjam sepeda motor milik bapak saya. Sedangkan, bapak saya diminta menunggu di lokasi sambil mengintai,” jelasnya.

“Pria itu lalu berangkat sama pemilik barang bekas ke arah Cicurug, tapi si pemilik barang bekas diminta turun di dekat pabrik PT Fajar (Kampung Cipanggulaan, Desa Pondokkasolandeuh-red),” tambahnya.

Karena lama, jelas Alfiqri, pemilik barang bekas akhirnya memutuskan kembali ke rumahnya. Dari situlah Ujang baru menyadari jika dirinya telah ditipu pria mengaku Buser tersebut.

Alfiqri menambahkan, sehari sebelumnya, Rabu (21/9/2022), pamannya yang juga tukang ojek mengaku pernah mengantar pria mengaku Buser tersebut tujuan Kampung Cimuncang, Desa/Kecamatan Bojonggenteng.

Alfiqri menyebut jika bapaknya telah melaporkan kasus penipuan tersebut kepada pihak kepolisian, tapi belum bisa dilayani karena harus ada bukti kepemilikan berupa STNK.

“Kasihan juga bapak, baru aja mau mulai usaha, sudah dapat musibah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru