Soal Renovasi Gedung APDESI Rp451 Juta, Dewex: Bupati Sukabumi Tidak Peka

- Redaksi

Selasa, 31 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewek Sapta Anugrah. l Dok. Pribadi

Dewek Sapta Anugrah. l Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com – Rencana renovasi kantor sekretariat DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi senilai Rp451 juta dikritisi mantan Sekretaris GMNI Jawa Barat Dewek Sapta Anugrah.

Renovasi bangunan senilai total Rp451.540.000 tersebut dinilai Dewex sebagai bukti bahwa Bupati Sukabumi Marwan Hamami tidak peka. Terlebih, menurut dia, saat ini semua warga Sukabumi terpukul secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Saya tidak melihat urgensi dari renovasi gedung APDESI ini, ketika warga Sukabumi terpukul secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan PPKM. Ini menunjukkan jika Bupati Sukabumi tidak peka,“ kata Dewex kepada sukabumiheadline.com, Selasa (31/8/2021) dinihari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, tambah dia, ketika masih banyak kantor desa yang rusak, perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) dan banyaknya tuntutan perbaikan jalan-jalan rusak di Kabupaten Sukabumi dari masyarakat, tidak seharusnya renovasi kantor DPC APDESI Kabupaten Sukabumi tersebut dijadikan prioritas. Terlebih, APDESI bukanlah lembaga pemerintahan.

“Dibandingkan merenovasi kantor DPC APDESI, selayaknya pemerintah daerah fokus ke hal-hal urgent, seperti memberikan bantuan untuk renovasi kantor-kantor desa yang rusak, masih banyaknya rutilahu, atau perbaikan jalan rusak yang banyak dikeluhkan oleh warga. Terlebih, APDESI ini kan bukan lembaga pemerintahan, tapi sama dengan organisasi kemasyarakatan lainnya,“ tandas Dewex.

Rencana renovasi Kantor DPC APDESI Kabupaten Sukabumi hangat diperbincangkan netizen Sukabumi karena besaran pagunya dinilai fantastis. Informasi terkair proyek renovasi tersebut bisa dicek di sini.

Tertera dalam situs lpse.sukabumikab.go.id/ nilai pagu hampir setengah miliar Rupiah tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Tender dimenangkan oleh CV Putra Renaldi Sejahtera dengan nilai penawaran Rp434.027.000,00.

Berita Terkait

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia
Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan
Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros
Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI
Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:00 WIB

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Rabu, 2 September 2026 - 00:06 WIB

Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi

Selasa, 1 September 2026 - 19:49 WIB

Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros

Berita Terbaru

Ilustrasi hubungan toxic yang selalu diwarnai pertengkaran - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:12 WIB