Sri Mulyani naikan anggaran Polri jadi Rp145,7 triliun

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota polisi mengamankan aksi demonstrasi - Shutterstock

Anggota polisi mengamankan aksi demonstrasi - Shutterstock

sukabumiheadline.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui ada kenaikan anggaran ketertiban dan keamanan menjadi Rp179,4 triliun di 2026, termasuk untuk Polri.

Bukan hanya Polri, kenaikan anggaran yang juga diterima Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) itu diklaim sejalan dengan upaya pertahanan semesta yang menjadi satu dari delapan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Alokasi untuk Polri, BIN, BNN di dalam menjaga ketertiban-keamanan mengalami peningkatan, Rp179,4 triliun total anggaran yang dialokasikan,” ungkapnya dalam Rapat Kerja Virtual dengan Komite IV DPD RI, Selasa (2/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu (anggaran Polri Cs) dari mulai menjaga ketertiban, keamanan, dan pencegahan terorisme serta kejahatan,” jelas Sri Mulyani soal alasan kenaikan anggaran tersebut.

Mengacu Buku II Nota Keuangan beserta RAPBN 2026, anggaran Polri bahkan menjadi ketiga terbesar untuk tahun depan. Polri berhak mendapatkan anggaran Rp145,7 triliun, naik dari 2025 yang senilai Rp138,5 triliun.

Kementerian/lembaga (K/L) pemilik anggaran terbesar di 2026 adalah Badan Gizi Nasional, yakni Rp268 triliun. Lalu, disusul Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang mengantongi anggaran Rp185 triliun.

Sedangkan anggaran BIN Rp16,5 triliun dan BNN senilai Rp1,4 triliun untuk tahun depan.

Berita Terkait

Sukabumi masuk 10 Kota Toleran di Indonesia versi SETARA Institute
Anggaran Rp68 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Sukabumi akhirnya melayang
Dedi Mulyadi ogah tiru Gubernur Jakarta berantas ikan sapu-sapu, ini tips jitu dari KDM
Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak
Profil Letjen TNI Djon Afriandi, Pangkopassus disebut tampar pihak protokol istana
Kemenhan dorong TNI bentuk batalyon baru di semua kabupaten, ini tujuannya
5 prioritas Jabar di Musrenbang RKPD 2027: Sekolah gratis hingga konektivitas wilayah
Menaker: Serikat pekerja bukan lawan perusahaan, tapi penjaga hak karyawan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:21 WIB

Sukabumi masuk 10 Kota Toleran di Indonesia versi SETARA Institute

Sabtu, 25 April 2026 - 01:35 WIB

Anggaran Rp68 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Sukabumi akhirnya melayang

Kamis, 23 April 2026 - 19:49 WIB

Dedi Mulyadi ogah tiru Gubernur Jakarta berantas ikan sapu-sapu, ini tips jitu dari KDM

Kamis, 23 April 2026 - 17:31 WIB

Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak

Rabu, 22 April 2026 - 16:59 WIB

Profil Letjen TNI Djon Afriandi, Pangkopassus disebut tampar pihak protokol istana

Berita Terbaru

Lambang Muhammadiyah. l Istimewa

Internasional

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:55 WIB