Tak Ada Dana, Ponpes Nurut Tauhid Ciracap, Sukabumi Ajak Warga Perbaiki Kobong

- Redaksi

Selasa, 7 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kobong Ponpes Nurut Tauhid Terbakar I Istimewa

Kobong Ponpes Nurut Tauhid Terbakar I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurut Tauhid di Kampung Nagasari, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Ahad (5/9/2021) sekira pukul 15.13 WIB, mengakbatkan terhentinya aktivitas belajar para santri.

Walaupun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp35 juta. Material bangunan yang terbakar kayu, bilik bambu dan papan.

Menurut saksi mata, Entis Sutisna (40), kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. “Awalnya ada percikan api dan terjadinya korsleting listrik. Satu bangunan kobong ukuran 5 x 10 meter terbakar,” ungkap dia kepada sukabumiheadlines.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Entis yang merupakan perwakilan dari Ponpes Nurut Tauhid mengajak masyarakat berbondong bondong memperbaiki kobong santri yang terbakar tersebut.

“Kami perwakilan pondok pesantren Nurut Tauhid, memohon doa kepada semua umat Islam. Kami sedang berjuang menggalang dana untuk mendirikan lagi bangunan kobong yang hangus terbakar,” tambahnya.

Sebab, tambah dia, puluhan santri usia 6-15 tahun tidak bisa mengaji setelah kobong mereka ludes dilalap api.

“Kebakaran kobong atau tempat pengajian santri membuat santri tidak bisa mengaji. Jumlah santri di sini lebih dari 20 orang, mulai dari usia 6-15tahun,” pungkas Entis.

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru

Selfi Nafilah tampil berhijab - Instagram

Hikmah

Artis asal Sukabumi diselimuti duka

Selasa, 28 Jul 2026 - 02:23 WIB

Puncak Habibie terbakar - Ist

Sukabumi

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB