Tanpa Bahan Pengawet, Icip Lezatnya Mie Ayam Tiga Warna di Nagrak Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 18 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mie Ayam Fayyola 354. l Istimewa

Mie Ayam Fayyola 354. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l NAGRAK – Mie ayam, siapa tak kenal menu kuliner yang satu ini, lembut dan sedikit kenyal saat dikunyah. Rasanya lezat dan khas didominasi rasa dan wangi rempah-rempah, saus dan pedasnya sambal cabai rawit.

Bagi warga Sukabumi, menu kuliner yang satu ini mungkin sama populernya dengan mie bakso. Terlebih, saat ini ada beragam topping untuk menu yang satu ini. Dari mulai ceker, jamur, hingga bakso. Bedanya, selain ada tambahan ayam suwir, menu ini relatif minim kuah.

Soal harga, pun relatif ramah di kantong semua kalangan. Karenanya, tak heran jika banyak kedai mie ayam di setiap sudut wilayah Sukabumi karena kuliner ini disukai banyak kalangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, buat Anda yang ingin mencoba rasa dan tampilan berbeda dibandingkan mie ayam lainnya, Mie Ayam Fayyola 354 layak dicoba. Selain rasanya yang lezat, terdapat tiga pilihan rasa dan warna mie, yakni pink, hijau dan kuning.

“Untuk mienya saya bikin sendiri, home made ya. Bikinnya juga dadakan, jadi pas bikin langsung jual. Makanya gak pakai bahan pengawet,” jelas Nurul Amalia kepada sukabumiheadline.com, Jumat (17/6/2022) sore.

“Mienya juga ada tiga berwarna. Ada pink, hijau dan original. Semuanya menggunakan bahan pewarna nabati. Jadi aman dan sehat,” yakin wanita berusia 27 tahun itu.

Untuk satu porsi mie ayamnya, Nurul menjualnya seharga Rp10 ribu. “Soal rasa gak akan kalah sama yang lain. Meskipun kita masih pakai gerobak kaki lima,” kata dia.

Selain untuk disantap ditempat, mie ayam ini juga bisa dibawa pulang, di mana paket porsi mie ayam dikemas terpisah untuk dimasak dan disajikan di rumah.

Buat Anda yang penasaran mencoba lezatnya mie ayam tiga warna ini, bisa mengunjungi Lapang Gumbira, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Sebuah gerobak kecil selalu nongkrong tidak jauh dari lapang.

“Buat yang penasaran, silakan ke Nagrak aja. Patokannya Lapang Gumbira, depan Masjid Besar Nagrak,” pungkas Nurul.

Berita Terkait

Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy
Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi
5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi
10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat
Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS
Tren job hugging di tengah ketidakpastian ekonomi, ini penyebab dan dampak negatif
Railway & Plantations: Buitenzorg-Soekaboemi, kolaborasi KAI Wisata-Jaswita-ITB
Dua mojang Sukabumi catatkan prestasi, daftar lengkap pemenang Moka Jawa Barat 2026

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Sang legenda: Satu-satunya pria Sukabumi yang diidolakan Nikita Willy

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Menikmati keunikan dan eksotisme Pantai Cempaka Ratu Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:16 WIB

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 05:06 WIB

10 AMDK layak minum hasil uji TDS, rendah senyawa anorganik, garam dan logam berat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS

Berita Terbaru

Surili, fauna endemik Gunung Halimun Salak

Lingkungan

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:16 WIB

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:28 WIB