Ternyata Sukabumi Masuk Daftar Daerah Paling Sedikit Dihuni Wanita Lho, Ini Buktinya

- Redaksi

Selasa, 9 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita. l Istimewa

Ilustrasi wanita. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Siapa sangka, ternyata jumlah penduduk wanita di Kota Sukabumi jauh lebih sedikit ketimbang penduduk pria. Di Tatar Pasundan sendiri, tercatat ada 3 daerah yang punya penduduk wanita paling sedikit.

Lantas benarkah Sukabumi juga termasuk ke dalam kategori daerah dengan penduduk wanita paling sedikit?

Dilansir oleh sukabumiheadline.com dari laman Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, berikut 3 daerah dengan jumlah penduduk wanita paling sedikit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam ulasan ini, terungkap bahwa Sukabumi berada di posisi ketiga ternyata Sukabumi juga termasuk ke dalam daerah dengan penduduk wanita paling sedikit di Jawa Barat.

Hal itu dapat dilihat berdasar catatan atau data BPS Jawa Barat 2022 yang menyebutkan jumlah penduduk wanita Sukabumi sebanyak 177.066 jiwa.

Angka ini mengalami kenaikan apabila dibandingkan dengan data di tahun 2021. Pada tahun tersebut, penduduk wanita di Sukabumi hanya sebesar 174.222 jiwa.

Sedangkan Kota Cirebon berhasil menempati juara 2 sebagai daerah dengan penduduk wanita paling sedikit di Jawa Barat.

Dari data BPS Jawa Barat 2022 nampak jumlah penduduk waniat di kota Cirebon sebanyak 170.033 jiwa.

Angka ini mengalami kenaikan meski tidak sebanyak Sukabumi.

Tercatat dari data BPS Jawa Barat 2021 penduduk wanita di Cirebon hanya sejumlah 167.798 jiwa.

Sementara itu Kota Banjar keluar sebagai juara 1 dengan penduduk wanita paling sedikit di Jawa Barat.

Jumlah penduduk wanita di Banjar nampak begitu berbeda jauh dibandingkan dengan Cirebon dan Sukabumi.

Adapun dilihat dari data BPS Jawa Barat jumlah penduduk wanita di kota Banjar sebanyak 102.884 jiwa pada tahun 2022.

Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun 2021 yang hanya sebesar 101.336 jiwa.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB