Tinggal di Bekas Kandang Kambing Gegara Berutang Rp2 Juta ke Rentenir

- Redaksi

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Utang Rp2 Juta ke Rentenir, Berakhir Tinggal di Bekas Kandang Kambing. l MNC Media

Utang Rp2 Juta ke Rentenir, Berakhir Tinggal di Bekas Kandang Kambing. l MNC Media

SUKABUMIHEADLINES.com – Miris, satu keluarga harus terpaksa tinggal di bekas kandang kambing akibat tak mampu melunasi utang Rp2 juta ke rentenir.

Rumah dari bekas kandang kambing tersebut di Kampung Banjar Karta Rahayu, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Gubuk bekas kandang itu dihuni pasangan suami-istri Lilik Sudarja (32) dan Ernawati (29), setelah ia harus merelakan rumahnya dibongkar oleh rentenir lantaran tidak bisa membayar utang.

Dilansir idxchannel.com, sudah empat hari pasutri itu tinggal di bekas kandang kambing milik tetangganya yang ukuran 3 x 4 meter dengan penerangan seadanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mirisnya lagi, masih berlantai tanah, bilik bambu yang difungsikan sebagai dinding juga sudah bolong bolong, sehingga harus disulam dengan kardus.

“Setidaknya membuat istri dan dua anak, satu masih berumur 5 tahun dan balita, bisa beteduh dari panas dan hujan,“ kata Lilik, Kamis (11/2/2021).

Selain itu, alasan Likik dan Erna memilih tinggal di bekas kandang kambing karena tidak mau merepotkan keluarganya.

Rumah Lilik dan Erna dibongkar rentenir sebagai pengganti atas utang yang tak bisa dilunasinya. Kejadian bermula ketika 6 bulan lalu, saat mereka tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, terpaksa meminjam Rp2 juta kepada rentenir.

Karena bunga yang dipatok terlalu tinggi, ia selama ini cuma bisa membayar bunganya saja dari hasil berkeringat sebagai buruh serabutan.

Sialnya, saat 5 hari lalu rentenir menagihnya, ia sedang tidak memiliki uang sama sekali. Alhasil, rumahnyapun langsung dibongkar tanpa ada peringatan.

Enggak ada omongan apa-apa. Saya itu baru pulang dari tempat kakak pinjam Rp2 juta untuk bayar utang, tapi pas sampai rumah saya sudah dibongkar. Ya, nasib saya seperti ini mau apa lagi,” ujar Erna.

Berita Terkait

Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP
Temuan Komnas HAM: Penyiram air keras ke Andrie Yunus belasan orang, ada sipil
Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung
KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang
KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”
Kedubes Iran belasungkawa gugurnya tentara Indonesia, kutuk serangan Israel
Angkot di Sukabumi diliburkan Pemprov, dapat kompensasi Rp200 ribu
Setelah Lebaran ASN dan pegawai swasta kerja dari rumah

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:22 WIB

Kabar baik untuk sopir angkot di Jawa Barat, Dedi Mulyadi tawarkan kredit EV tanpa DP

Rabu, 8 April 2026 - 18:10 WIB

Bayar pajak kendaraan masih harus ada KTP, KDM nonaktifkan Kepala Samsat Bandung

Rabu, 1 April 2026 - 12:20 WIB

KontraS: Kasus siram air keras ke Andrie Yunus, Operasi Sadang dan libatkan 16 orang

Selasa, 31 Maret 2026 - 03:25 WIB

KDM: Bangun trotoar estetik di Jabar, istilah shelter ganti “pangiuhan”

Senin, 30 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kedubes Iran belasungkawa gugurnya tentara Indonesia, kutuk serangan Israel

Berita Terbaru

Hari Hutan Internasional, Wamenhut Rohmat Marzuki tanam pohon di Sukabumi

Sukabumi

Hari Hutan Internasional, Wamenhut tanam pohon di Sukabumi

Kamis, 9 Apr 2026 - 08:00 WIB