UAS Saja Tersenyum, Sejak Dibuka Sudah 7.000 AlQuran Hilang di Masjid Al Jabbar

- Redaksi

Senin, 19 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung Masjid Al Jabbar Bandung. l Istimewa

Pengunjung Masjid Al Jabbar Bandung. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Fakta mengejutkan diungkap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Pria yang populer dipanggil Kang Emil itu menyebut jika sekira 7.000 AlQuran di Masjid Al Jabbar hilang sejak masjid milik provinsi itu dibuka untuk umum.

Kang Emil mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan usai shalat subuh berjamaah di Masjid Raya Al Jabbar, Ahad (18/6/2023).

“Itu mungkin saking cintanya jemaah pada Al Quran. Saking cintanya sehingga dibawa pulang,” kata dia.

Namun demikian, Ridwan Kamil berpesan agar para jemaah tak lagi membawa pulang Al Quran dari Masjid Al Jabbar. “Silakan dibaca Al Quran-nya, tapi setelah itu disimpan kembali di tempatnya, jangan dibawa pulang,” ujar Kang Emil.

UAS Tersenyum

Kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) Masjid Raya Al Jabbar yang berada di Kecamatan Gedebage, Kota Bandung pada Ahad pagi, membuat masjid yang biaya pembangunannya menghabiskan dana hingga Rp1 Triliun itu dipenuhi oleh sekira 25.000 jemaah.

Baca Juga :  Batalkan Rencana Bakar Al Kitab dan Taurat Warga Swedia: Saya Muslim

Informasi diperoleh, jemaah yang hadir bukan hanya dari wilayah Bandung saja, mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Selain shalat subuh berjamaah, puluhan ribu jemaah itu datang ke Masjid Raya Al Jabbar untuk mendengarkan ceramah UAS.

Menanggapi hilangnya ribuan Al Quran di Masjid Raya Al Jabbar, UAS mengatakan, baru kali ini dia mendengar kasus semacam itu. “Rasa-rasanya baru di Masjid Al Jabbar ini ada 7.000 Al Quran hilang,” kata UAS sambil tersenyum.

“Mudah-mudahan Allah ganti dengan yang lebih baik,” imbuhnya.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi minta Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus usut kasus kades minta THR
Warga Sukabumi punya sertifikat tanah terbit sebelum 1997? Menteri ATR/BPN minta urus ulang!
Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas
Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal
Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis
Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan
Jabatan baru Wahyu Mijaya, birokrat asal Sukabumi di bawah komando Dedi Mulyadi
Bunyi genderang perang antara Mendikdasmen dengan Gubernur Jawa Barat

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 01:11 WIB

Warga Sukabumi punya sertifikat tanah terbit sebelum 1997? Menteri ATR/BPN minta urus ulang!

Rabu, 2 April 2025 - 20:25 WIB

Jurnalis wanita dibunuh dan diperkosa oknum TNI AL, PBNU: Usut tuntas

Rabu, 2 April 2025 - 05:00 WIB

Jika ada warga bunuh diri karena pinjol, Dedi Mulyadi: Gubernurnya gagal

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

Prabowo Subianto: Banyak pemimpin dunia ingin mencontoh Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 28 Maret 2025 - 00:00 WIB

Gugat UU TNI ke MK, mahasiswa UI: Langgar asas keterbukaan

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB