SUKABUMIHEADLINE.com I CISAAT – Sohor Group Fishing, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi dan distribusi umpan dan berbagai jenis peralatan memancing ikan yang bisa digunakan di semua jenis perairan, baik tawar, laut hingga payau.
Perusahaan ini didirikan sejak tahun 1990-an oleh Maman Kusmana dan keluarga. Hingga kini, perusahaan tak pernah berhenti berinovasi selama puluhan tahun. Sehingga tidak mengherankan jika Sohor Group Fishing dikenal sebagai salah satu pionir produsen sekaligus distributor umpan dan alat pancing ikan di Indonesia, yang memberi nilai tambah bagi konsumen dan mitra bisnisnya.
Mempekerjakan Puluhan Karyawan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sohor Group Fishing berkantor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan mempekerjakan lebih dari 25 karyawan. Kantor di Jl. Cibaraja, No. 75, Desa Selajambe, Kecamatan Cisaat, terbilang strategis karena dekat dengan lokasi sentra ikan air tawar Cibaraja, yang sekaligus menjadi pusat Sohor Group Fishing.
“Alhamdulillah sekarang sudah mempekerjakan 25 karyawan, dengan job desk-nya masing-masing,” jelas Owner sekaligus penerus bisnis Sohor Group Fishing, Azhar Hibatullah, kepada sukabumiheadline.com. Kamis (25/11/2021).
Dalam menjalankan bisnisnya, Sohor Group Fishing berkomitmen mengedepankan kepuasan dan kepercayaan konsumen dan mitra bisnis. Karenanya, perusahaan ini hanya menjual produk berkualitas serta harga bersaing.
“Kepuasan konsumen yang kami kedepankan. Karena itu, kami terus berusaha menjual produk terbaik,” tambah Azhar Hibatullah.
Profil Azhar Hibatullah selengkapnya: Kuliah Seni, Pemuda Cisaat Sukabumi Sukses Ubah Hobi Jadi Usaha Omset Ratusan Juta per Bulan
Adapun, tambah Azhar, detail produk yang didistribusikan dapat dilihat di laman resmi sohorgroup.com. “Jika konsumen ingin melihat jenis barang yang kami jual bisa mengunjungi hargapancing.com,” tambah pria berusia 25 tahun itu.
Azhar juga mengatakan, konsumennya tidak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Sukabumi saja, tapi juga dari kota-kota lain di Pulau Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Sumatera, Sulawesi, Bali hingga Papua.
“Konsumen terbesar dari Sumatra dan Jawa, kebanyakan pembeli adalah toko alat pancing,” papar lulusan Universitas Pasundan itu.
Modal dan Omset
Berbicara soal modal dan omset, Azhar mengakui jika modal yang dikeluarkan pada saat memulai usahanya kurang lebih Rp2 miliar.
“Kalau modal awal sekira Rp2 miliar ya. Kalau untuk omset sudah ratusan juta dengan keuntungan mencapai sekira Rp200 juta sampai Rp300 juta per bulan” bebernya.
Diakuinya, selama 20 tahun pertama, usaha keluarga tersebut fokus ke produksi umpan ikan. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan usaha, Sohor Group Fishing kemudian mulai menjual peralatan memancing.

“Kalau untuk penjualan alat-alat pancing sudah berjalan sekira 10 tahun. Alhamdulillah, mungkin berkat kepercayaan konsumen kepada kami, jadi bisa meraup keuntungan segitu,” jelas Azhar.
Strategi Pemasaran
Azhar mengungkapkan soal strategi pemasaran produk-produknya. “Pemasaran produk Sohor Group Fishing dilakukan secara offline atau konsumen datang langsung ke tempat, dan online melalui berbagai platform media sosial, atau dengan mengunjungi hargapancing.com,” ungkapnya.
Di website tersebut, jelas Azhar, konsumen bisa memilih produk-produk yang akan dibelinya. Seperti lazimnya berbelanja di toko online.
“Kita memasarkannya secara offline, atau dengan cara mengunjungi website kami. Semuanya lengkap, foto produk dan harga jualnya. Jadi konsumen bisa langsung memilihnya,” ujar dia.
Azhar juga mengungkapkan jika selama pandemi Covid-19 SHG penjualan offline mengalami penurunan sebesar 30%. Namun, pada saat yang sama, penjualan secara online justru mengalami kenaikan signifikan.
“Dua tahun pandemi, penjualan offline mengalami penurunan sekira 30 persen, tapi penjualan online kami meningkat sekira 50 persen. Mungkin karena adanya pembatasan kegiatan masyarakat oleh pemerintah, konsumen takut untuk datang langsung ke gerai,” kata dia.
Produk Lokal Sumbang 70% Penjualan
Produk unggulan Sohor Group Fishing, adalah umpan olahan dari telur penyu, umpan ikan tepung, joran fiber dan bambu, pelampung pancing, aroma perangsang umpan, dan senar merek Fujima, di mana semua bahan bakunya 100% dari Sukabumi.

Bahkan, untuk produk joran pancing, Sohor Group Fishing memiliki perajin sendiri. Selain itu, perusahaan juga menjual peralatan memancing yang diimpor langsung dari China.

“Kalau, alat-alat pancing impor berasal China. Namun, best seller tetap produk lokal. Bahkan, produk lokal menyumbang 70 persen penjualan Sohor Group Fishing,” ungkap Azhar.
Terbuka Peluang Kemitraan
Bagi para pehobi memancing ikan atau konsumen yang ingin berbelanja kebutuhan memancingnya bisa mengunjungi website atau akun media sosial resmi Sohor Group Fishing di: Instagram: @sohorgroup_fishing, Facebook: Fishing Tackle Indonesia, Website: www.sohorgroup.com, Katalog: hargapancing.com. Selain itu, bisa melalui WhatsApp: 0857-23-12–12-17.
“Kami membuka peluang seluas-luasnya kepada rekan-rekan yang ingin bermitra dengan kami, dengan tujuan untuk mencapai pengembangan produk yang optimal,” pungkasnya.
Pilihan Paket Kemitraan
Sohor Group Fishing juga menawarkan kepada siapa saja yang berminat membuka usaha sama dengan sistem waralaba.
Ada empat paket kemitraan yang ditawarkan, pertama paket senilai Rp5 juta. Paket ini untuk wirausaha pemula yang masih ingin melihat potensi pasar, sebelum membuka usaha alat pancing yang lebih besar.
Paket kedua, senilai Rp25 juta. Paket ini mensyaratkan tempat usaha dengan ukuran 3 x 4 meter.
Sementara, bagi yang memiliki tempat usaha lebih luas, 4 x 6 meter, paket ketiga dengan nilai Rp50 juta bisa menjadi pilihan.
Sedangkan, paket keempat, yakni Rp75 juta untuk yang memiliki tempat usaha berukuran 6 x 8 meter.
Tidak hanya menawarkan kemitraan, Sohor Group Fishing juga melayani penjualan dalam partai besar maupun ritel. Syaratnya, minimal pembelian Rp100.000.