Wanita Cidahu Sukabumi Meninggal Saat Antri BLT DD Dalam Kondisi Sehat

- Redaksi

Sabtu, 21 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Suwarsih. I Istimewa

Jenazah Suwarsih. I Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Diberitakan sebelumnya, seorang warga Kampung Cikalong RT 003/001, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia saat antri penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), Jumat (20/8/2021) pukul 09.30 WIB. Selengkapnya: Wanita Meninggal Dunia Saat Antri BLT DD Jayabakti Cidahu Sukabumi

Dikonfirmasi, Pemerintah Desa (Pemdes) Jayabakti Kecamatan Cidahu melalui Sekertaris Desa (Sekdes) Agus Muzamil, membenarkan berita mengenai meninggal dunia warganya tersebut.

“Benar kejadiannya seperti itu, namun pihak Pemdes dari awal Pembagian BLT sejak 2020 sudah menginstruksikan ke tiap RT bilamana ada yg sakit atau tidak memungkinkan untuk datang ke desa, jangan dipaksakan, nanti akan disalurkan ke rumahnya,” ungkap Agus saat dihubungi sukabumiheadlines.com melalui telepon selulernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya pun menambahkan, untuk kejadian yang menimpa Suwarsih (60), sebelumnya memang dalam kondisi baik-baik saja, tidak ada keluhan sakit atau apa.

“Kata RT kondisi korban biasa-biasa saja, jadi tidak dalam keadaan sakit. Begitu datang ke Desa memang tidak ada kerumunan karena dijadwal, bahkan prokes diterapkan cuma karena mungkin udah takdir harus meninggal seperti itu,” tambahnya.

Agus juga menjelaskan, untuk riwayat penyakit jantung kurang mengetahui karena belum konfirmasi kepada keluarganya, awalnya keluarga sempat agak marah dikira habis di vaksin.

“Setelah kita terapkan bahwa hari ini bukan agenda vaksin, Alhamdulillah pihak keluarga dapat menerimanya. Kita dari Pemdes Jayabakti mengucapkan sangat berduka cita atas meninggalnya almarhumah, dan mendoakan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, ” pungkasnya.

Berita Terkait

Jembatan Cipamatutan Sukabumi lapuk, retak, bolong dan rawan ambruk
Lecehkan 3 siswi PKL, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi ini terancam penjara 5-15 tahun
Sukabumi jadi daerah dengan Tagana terbanyak
DPRD Kabupaten Sukabumi putuskan Renja 2027
Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL
DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 16:52 WIB

Jembatan Cipamatutan Sukabumi lapuk, retak, bolong dan rawan ambruk

Jumat, 18 September 2026 - 16:53 WIB

Sukabumi jadi daerah dengan Tagana terbanyak

Kamis, 17 September 2026 - 23:30 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi putuskan Renja 2027

Kamis, 17 September 2026 - 17:42 WIB

Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Berita Terbaru