Wanita Sukabumi Bekerja dan Ikhlas Mengajar Menjahit Puluhan Remaja

- Redaksi

Selasa, 8 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ai Enah saat mengajari Menjahit. l Dok. Pribadi

Ai Enah saat mengajari Menjahit. l Dok. Pribadi

SUKABUMIHEADLINE.com l CIDAHU – Ai Enah, wanita Sukabumi berusia 48 tahun, itu akrab dipanggil Emak Inul, ia sosok wanita tangguh. Selain ibu rumah tangga ia juga berkarier dengan bekerja di salah satu perusahaan garmen di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Di perusahan garmen ia terbilang senior, dengan jabatan Kepala Cek. Saat libur bekerja, Ai masih menyisihkan waktunya untuk mengajar menjahit bagi para pemuda-pemudi kampung secara cuma-cuma.

Hingga kini, dituturkan Ai kepada sukabumiheadline.com, ia memiliki 25 orang murid menjahit yang tidak dipungut biaya. Harapan Ai, ia hanya ingin melihat pemuda-pemudi berkarya. “Murid sudah 25 orang dan untuk mengajari menjahit tidak memasang tarif, ikhlas saja. Ngasih alhamdulilah, enggak juga gak apa-apa,” kata Ai, Selasa (8/2/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, baginya, berkarier adalah impian dan anak adalah anugrah sekaligus tanggung jawab yang musti dipikul. “Keduanya penting. Saya tak ingin meninggalkan suami dan anak, sekaligus juga tak mau melepaskan dunia kerja yang dicintai dan telah digeluti sejak lama,” tambah dia.

Namun demikian, bagi Ai selalu ada kesenangan dalam setiap perjalanan hidup yang dilaluinya. Beruntung sang suami memberinya kebebasan untuk tetap berkarier selama keluarga tetap menjadi prioritas.

“Ini tanggung jawab yang tidak bisa saya tawar lagi. Saya coba jalankan peran ganda sebagai wanita karier dan ibu rumah tangga,” kata istri dari Ade Suaorman itu.

“Selama dijalani dengan bahagia, kedua peran itu bakal terlakoni dengan baik. Apalagi jika apa yang dilakoni sesuai dengan passion, jalankan saja selama yakin keduanya bisa seimbang,”

Di akhir perbincangan, Ai menambahkan, ibu yang bahagia adalah kunci dari keluarga bahagia. “Bagi saya, ibu yang bahagia merupakan kunci keluarga bahagia,” pungkas dia.

Berita Terkait

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi
Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo
Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah
Gagal masuk negeri? Ini 20 universitas terbaik di Bandung versi EduRank 2026
Syarat mendaki Gunung Gede-Pangrango: Wajib daftar daring tanpa kecuali
Sarapan dengan telur dadar atau ceplok? Ternyata cara masak berdampak beda bagi tubuh
10 objek wisata alam di Sukabumi terpopuler 2026, lengkap harga tiket masuk, kelebihan dan lokasi
Penyanyi ska Givani Gumilang hibur ribuan warga Sukabumi, intip profil lengkapnya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:01 WIB

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

Nomor 5 wanita Sukabumi, daftar artis punya gelar bangsawan Solo

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:44 WIB

Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:00 WIB

Gagal masuk negeri? Ini 20 universitas terbaik di Bandung versi EduRank 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 08:00 WIB

Syarat mendaki Gunung Gede-Pangrango: Wajib daftar daring tanpa kecuali

Berita Terbaru

Ilustrasi kawasan Chinatown - sukabumiheadline.com

Kultur

Memahami harmonisasi budaya di Chinatown Sukabumi

Selasa, 21 Jul 2026 - 17:01 WIB

Ilustrasi telur asin - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:44 WIB