Warga Sukabumi Sudah Tahu? Ternyata Lulusan Sekolah Kedinasan Tak Otomatis Jadi PNS

- Redaksi

Kamis, 20 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara pelulusan praja IPDN. l Istimewa

Upacara pelulusan praja IPDN. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Warga Sukabumi yang lulus atau diterima di Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN, sebaiknya jangan dulu girang. Hal itu karena ternyata tidak semua lulusan sekolah kedinasan itu diterima menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Hal tersebut diketahui pada saat Men PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), Abdullah Azwar Anas dan jajarannya melaksanakan rapat kerja dengan Komisi II DPR RI pada Senin, 10 April 2023 lalu. Salah satu pembahasan pada rapat tersebut adalah mengenai Seleksi CPNS 2023 dari lulusan IPDN yang berkurang drastis.

Diketahui Kementerian PANRB tidak akan buka lowongan CPNS untuk jabatan pelaksana di tahun 2023. Hal tersebut berdampak pada penyerapan lulusan IPDN yang menjadi aparatur sipil negara (ASN) akan berkurang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Men PANRB menyebutkan pada tahun 2023, lulusan IPDN yang akan diserap menjadi ASN hanya sebanyak 534 formasi.

Disebutkan, penyerapan lulusan IPDN tersebut menurun dari tahun 2021 sebanyak 1.106 orang dan 2022 sebanyak 1.230 orang.

Penurunan penyerapan lulusan IPDN sebagai jabatan pelaksana disebabkan karena adanya digitalisasi. Karenanya, pertumbuhan jabatan pelaksana diprediksi akan negative growth bahkan hingga 30 persen hingga beberapa tahun ke depan.

Kebijakan tersebut dipertanyakan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang karena diketahui, lulusan IPDN pada 2023 disetujui diserap sebanyak 1.410 praja. Akan tetapi, Kemen PANRB hanya memberikan izin penerimaan CPNS jalur IPDN 2023 hanya 534 formasi.

Junimart menyebut 534 formasi yang dibuka pada tahun 2023 tersebut dinilai tidak rasional.

Biasanya, setiap tahun kabupaten/kota di Indonesia membutuhkan 2 orang pamong, dan provinsi membutuhkan 4 orang pamong lulusan IPDN.

Padahal di sisi lain, DPR RI sudah menyetujui anggaran pendidikan bagi lebih dari 1.100 calon siswa IPDN pada 2023.

Berita Terkait

Baru lima bulan menjabat, Irjen Pipit Rismanto diganti Irjen Pol Hengki sebagai Kapolda Jabar
Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Daftar 25 anggota Wantimpres dilantik Prabowo, ada Babah Alun hingga sosok kontroversial
Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya
5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km
“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris
Prabowo sebut pengamat goblok, PVRI: Antisains

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Baru lima bulan menjabat, Irjen Pipit Rismanto diganti Irjen Pol Hengki sebagai Kapolda Jabar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:50 WIB

Daftar 25 anggota Wantimpres dilantik Prabowo, ada Babah Alun hingga sosok kontroversial

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB