Xenia Hancur di Parungkuda Sukabumi Gegara Jalan Rusak, Pecah Ban Lalu Nabrak Pohon

- Redaksi

Sabtu, 8 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minibus jenis Daihatsu Xenia mengalami kecelakaan tunggal di Parungkuda Sukabumi. l sukabumiheadline.com

Minibus jenis Daihatsu Xenia mengalami kecelakaan tunggal di Parungkuda Sukabumi. l sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com l PARUNGKUDA – Peristiwa kecelakaan tunggal melibatkan minibus jenis Daihatsu Xenia warna hitam terjadi di Kampung Batu Kacapi, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/7/2023).

Minibus dengan nomor polisi B 1910 PIZ itu diduga melaju dalam kecepatan cukup kencang dari arah Parungkuda menuju Pakuwon, lalu mengalami pecah ban, kemudian oleng dan menabrak pohon.

Akibatnya, kendaraan yang mengalami kecelakaan sekira pukul 14.00 WIB itu terlihat mengalami kerusakan sangat parah. Kedua ban depan dan belakang kiri pecah dan velg juga penyok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, bumper depan juga hancur dan berserakan di jalan. Sementara air bag, meskipun aktif namun mengalami robek. Kemudian, jok mobil belakang nampak bergeser ke depan dan terlihat berantakan, diduga akibat benturan cukup keras.

Menurut salah seorang warga, Soni Hermawan menduga, selain mengalami pecah ban, pengemudi juga tidak menguasai medan.

“Pecah ban dan gak kelihatan mabuk. Kayaknya memang mobil jadi hilang kendali setelah pecah ban. Kalau yang biasa melintas kan pasti hafal, jalan banyak lobang,” katanya kepada sukabumiheadline.com.

Air bag Xenia mengalami robek. l sukabumiheadline.com
Air bag Xenia mengalami robek. l sukabumiheadline.com

Soni menyebut banyaknya lubang di Jalan Kabupaten itu menjadi penyebab ban mobil pecah, sehingga sopir menjadi hilang kendali.

“Mobil kayaknya melaju kencang, dan jalan banyak lobang. Pecah ban, lalu nabrak pohon,” tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi terkait pemilik minibus nahas tersebut.

Berita Terkait

Human Initiative dan IHH Belanda selesaikan masalah korban bencana di Sukabumi
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Human Initiative dan IHH Belanda selesaikan masalah korban bencana di Sukabumi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Berita Terbaru

Ilustrasi kasir sedang menghitung pembelian dan pajak - sukabumiheadline.com

Regulasi

Pemkot Sukabumi paksa pemilik usaha pasang tapping box

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:26 WIB